Dilaporkan LSM, Haji Endas Minta Polisi Cari Penyebar Chat

Kadin Kota Tangerang, H. Endas saat ditemui di kediamannya, Kamis (9/12/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG — Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Tangerang, H.Ahmad Dasuki angkat bicara terkait pelaporan dirinya ke Polres Metro Tangerang Kota oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pria yang kerap disapa Haji Endas ini mengaku belum mengetahui persis terkait pelaporan dirinya.

Jika masalah itu terkait isi chat yang ada di WhatsApp Group Gapensi, menurut Haji Endas itu hanyalah perbincangan biasa, yang dimaksudkan sebagai penyemangat untuk memotivasi para pengusaha muda terkait paket proyek pembangunan di Kota Tangerang.

“Ya, agar mereka para kaum muda yang mempunyai pemberkasan lengkap agar lebih semangat dalam mencari pekerjaan,” jelas Haji Endas, saat di sambangi dikediamannya, Kamis (9/12/2021).

Dikatakan Haji Endas, untuk menjadi pemborong itu harus melengkapi dokumen perusahaan mulai daru CV, SBU, SKT, SKA, dan dokumen lainnya.

“Saya bilang pada mereka maksudnya LSM aja bisa kok kalian yang punya persyaratan gak dapat ” ujarnya.

Dia berharap pada pihak kepolisian agar juga mencari siapa yang menyebar luaskan screen shot tersebut dan jika di mungkinkan harus dimintai keterangan maksud dan tujuannya berdasarkan UU ITE tersebut.

” Kalau bicara UU ITE artinya ada yang menyebar luaskan screen shot pembicaraan tersebut.Kalau gitu siapa dong yang menyebar luaskan?, ” pungkas Haji Endas seraya bertanya.(frwt/ngga)

Polsek Batuceper Ungkap Kasus Penggelapan Barang Milik PT TPM

FORWAT, KOTA TANGERANG — Polsek Batuceper berhasil membekuk Tiga orang pelaku kasus penggelapan barang milik perusahaan PT Tangerang Prakarsa Mandiri yang berlokasi di Jalan Garuda RT 05/,02, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Ketiga pelaku berinisial PS, GK, ML saat ini telah mendekam di rumah tahanan Mapolsek Batuceper guna diproses lebih lanjut. Adapun kerugian perusahaan atas kejadian tersebut sebesar Rp 33.461.344.

Kapolsek Batuceper, AKP David P Purba saat menggelar konferensi pers di aula Mapolsek Batuceper, Jumat (5/11/2031) mengatakan bahwa aksi pelaku terungkap ketika karyawan perusahaan PTM bagian akuntan melakukan pengecekan saat stock opname barang. Pada saat itu ditemukan adanya selisih barang yang keluar gudang tanpa surat resmi dari perusahaan.

“Atas kecurigaan itu kemudian dilakukan pengecekan CCTV, dan diketahui adanya aktivitas bongkar barang yang dilakukan oleh tiga orang karyawan, yakni PS, GK, dan ML tanpa sepengetahuan perusahaan,” ujarnya.

Lanjut Kapolsek, adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu soklin liquid, minyak goreng sedap, sabun cream ekonomi, mi instan merek sedap, top kopi, dan pasta gigi.

“Kemudian barang barang hasil curian tersebut dijual oleh para pelaku ke toko-toko sembako dan pedagang mie jalanan dengan harga distributor,” jelasnya.

Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, atas kasus tersebut para pelaku dikenakan pasal 374 KUHP, tentang penggelapan yang dilakukan oleh orang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(ngga)

Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Tangkap WNA Pelaku Persetubuhan Anak Dibawah Umur

Tersangka kasus persetubuhan anak dibawah umur, B (tengah) berhasil dibekuk Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (26/10/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG — Seorang pria berinisial B (41) Warna Negara Asing (WNA) asal Negara Kongo akhirnya berhasil dibekuk Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, pada Selasa (26/10/2021) sore di Pulau Bali.

Pelaku B ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota, lantaran diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menyetubuhi anak dibawah umur.

Kejadian tersebut terungkap setelah istri tersangka inisial ( I) berupaya menemui ibu korban LL (38). Saat bertemu, LL tersentak kaget karena I menceritakan perbuatan bejat yang dilakukan suaminya itu, selanjutnya LL selaku ibu korban melaporkan peristiwa itu kepada suaminya (NS) yang berprofesi sebagai wartawan.

Tak terima mendapat perlakuan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya, kemudian NS (44) selaku ayah korban melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwajib pada bulan Juli lalu dan Laporanya langsung diproses Unit PPA Polres Metro Tangerang Kota.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Deonijiu De Fatima didampingi Kasatreskrim Kompol Bonar RP Pakpahan dan Kasubaghumas Kompol Abdul Rachim saat audensi dengan puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Tangerang (Forwat) yang dipimpin Ketua Andi Lala menjelaskan kalau pelaku telah berhasil ditangkap di Bali. Penangkapan itu kata Kapolres telah melalui mekanisme dan tahapan penyelidikan dan penyidikan.

“Ya, jadi kami sudah menangkap pelaku di Bali, pelaku juga sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres.

Pada kesempatan tersebut Kapolres juga mengajak awak media yang hadir untuk bersinergi menjaga kondusifitas Kota Tangerang dan pihaknya mengaku siap dikritik demi perbaikan pelayanan, karena kata dia, hal tersebut sudah menjadi atensi Kapolri.

“Silahkan rekan-rekan jika ada kritikan kami tidak alergi sejauh kritikan itu sifatnya membangun demi kemajuan Polri,” imbuhnya.

Sementara Ketua Forwat Andi Lala yang mewakili orang tua korban dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Metro Tangerang Kota dan Jajarannya yang telah berhasil menangkap pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur dan menyatakan bahwa sebagai lembaga wartawan, Forwat telah lama menjadi Mitra Polres Metro Tangerang Kota.

“Terimakasih kepada Bapak Kapolres dan Jajaran yang akhirnya menangkap dan menetapkan B WNA asal Kongo sebagai tersangka, yang telah melakukan perbuatan pencabulan anak di bawah umur yang mana korbannya adalah anak dari keluarga besar Forwat,” ujar pria yang kerap di sapa Lala.

“Kami berharap pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku di negara kita Indonesia,” tutupnya.(fwt)

Jari dan Tangan Putus Usai Tawuran di Karawaci

Polres Metro Tangerang Kota menggelar Conferensi Pers terkait kasus tawuran di lobby Mapolres, Jumat (27/8/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG — Akhir-akhir ini aksi tawuran antar kelompok pemuda di Kota Tangerang seolah menjadi trend dimasa pandemi covid-19.

Seperti yang terjadi pada tanggal (11/8/2021) di Lampu Merah Cibodas Kecil, (Plaza Sinta) Jalan Teuku Umar, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada beberapa waktu lalu, kejadian itu menyebabkan 2 orang mengalami luka serius, jari putus hingga tangan.

Hal tersebut diungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima didampingi Kasatreskrim, Kapolsek Karawaci Kompol Bagin Efrata Barus, Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariono, Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah dan Kasubaghumas, Di Mapolrestro Tangerang Kota, Jum’at (27/8/2021).

Tersangka diketahui berinisial AYP sedangkan korban bernama Juni Ardiansyah dan Achmad Akmal Ramdan.

Kapolres mengungkapkan, kejadian tersebut berawal dari informasi security Rumah Sakit Sariasih Karawaci kepada Binamas Aipda M. Febrianto bahwa ada 2 korban aksi tawuran.

Setelah dicek ke RS Sariasih ternyata benar ada korban bernama Juni Ardiansyah dengan luka putus 2 jari kelingking dan jari manis Sedangkan korban Achmad Akmal Ramdan mengalami luka putus telapak tangan sebelah kanan dan robek pada bagian bawah bibir dan rahang sebelah kiri.

Atas kejadian tersebut Unit Reskrim Polsek Karawaci dan Resmob Polrestro Tangerang Kota bergerak cepat dan berhasil mengamankan 17 orang diduga pelaku tawuran.

“Kedua kelompok ini menggunakan IG dengan nama Bencongan Ogah Mundur (BOM) dan IG Lawan dengan nama Akamsi Terminal Cimone (ATC),” terang Kapolres.

Selain berhasil mengamankan para pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa senjata tajam jenis Clurit yang digunakan saat tawuran.

“Kolompok BOM dan ATC merencanakan tawuran melalui aplikasi Grop IG dan menentukan tempat tawuran di depan Mall Sinta, Karawaci,” kata Kapolres.

Atas perbuatanya pelaku AYP dipersangkakan dalam perkara tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan dan atau turut serta melakukan penyerangan atau perkelahian yang mengakibatkan orang lain terluka berat.

“Pelaku akan kami jerat Pasal 170 KUHP, dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman Penjara selama 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Tak hanya di Karawaci pada kesempatan tersebut Polres Metro Tangerang Kota juga merilis kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jatiuwung dengan mengamankan 5 orang tersangka dan barang bukti beberapa buah senjata tajam berupa clurit dan Kasus seorang pemuda yang disangka hendak tawuran karena membawa senjata tajam jenis Clurit di Wilayah Hukum Polsek Cipondoh.(ngga)

Laporan Kasus Pengeroyokan Mandek, Korban Sebut Kinerja Polsek Cipondoh Lamban

Foto: ilustrasi/net.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Penanganan Kasus di Polsek Cipondoh Polres Metro Tangerang Kota dipertanyakan. Menurut salah satu korban pengeroyokan, Supandi (45), bahwa hingga saat ini peristiwa yang dialaminya pada Minggu, (21/2/2021) lalu itu telah dilaporkan ke Polsek Cipondoh sejak tiga bulan lalu. Saat ini laporan LP.B/ 124/ II/ 2021/ PMJ/ Restro TGN/SEK Cipondoh. Tanggal 22 Februari 2021 tersebut belum juga ada kejelasaan hukum.

Warga yang tinggal di Jalan H.Djiran RT007RW001, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang itu merasa kecewa atas lambannya penanganan kasus tersebut dan mempertanyakan kinerja petugas Polsek Cipondoh. Bahkan dirinya mendugaduga ada apa.

“Saya juga heran, kenapa bisa seperti ini,?Apa mungkin karena ayah dari kedua pelaku itu seorang pejabat daerah, yang notabene memiliki kekayaan serta kekuasaan di wilayah. Sehingga kejadian yang menimpa saya kecil kemungkinan untuk mendapatkan keadilan hukum,” keluh Supandi, Selasa (24/5/2021).

Akibat peristiwa pengeroyokan itu, Supandi mengalami luka luka dibagian wajah dan bagian belakang.Sementara diduga kedua pelaku berinisial (RMA) dan (FJ) merupakan anak seorang pejabat kelurahan di wilayah Kecamatan Pinang.

Namun demikian, Supandi akan terus berupaya untuk mendapatkan keadilan dan meminta agar aparat kepolisian Polsek Cipondoh segera menangkap pelaku.

“Teman-teman bisa lihat sendiri, dengan adanya bantuan moril dari teman-teman sekalian (wartawan.red) tanpa disadari, saya pikir inilah bantuan yang Allah berikan kepada saya”, kata Supandi yang juga berprofesi sebagai Jurnalis.

Sementara saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp Kapolsek Cipondoh, Kompol Ubaidillah meminta wartawan agar menanyakan kasus tersebut kepada Kanit Reskrim.
“Langsung ke Kanit Reskrim bro ya” ujarnya singkat.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, AKP Imron Masadi mengaku kalau perkembangan penanganan kasus pengeroyokan yang dialami korban i itu telah di beritahukan kepada tim kuasa hukum

“Ok bang, sudah saya jelaskan perkembangannya ke pelapor (korban.red) melalui lawyer atau pengacaranya. Abang tanyakan saja ke lawyernya atau pelapornya,” jelas Imron Singkat.(lla)

Jadi Bandar Narkoba, Seorang Pria Diamankan Tim Reskrim Polsek Batuceper

Kasatnarkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo, saat menggelar Konferensi Pers didampingi Kasubghumas Kompol Abdul Rachim, Kapolsek Batuceper AKP David dan Kanitreskrim IPTU Suyoto, di Mapolsek Batuceper, Rabu (19/5/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG — Seorang Pria berinisial AS (37) asal Surabaya tinggal di Bekasi ditangkap tim Reskrim Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota lantaran nekat menjadi bandar narkoba jenis sabu.

Hal tersebut diungkap Kasatnarkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo, saat menggelar Konferensi Pers didampingi Kasubghumas Kompol Abdul Rachim, Kapolsek Batuceper AKP David dan Kanitreskrim IPTU Suyoto. Di Mapolsek Batuceper, Rabu (19/5/2021).

“Pagi ini kita melakukan rilis pengungkapan kasus yang dilakukan Polsek Batuceper, Selaku Kasatnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Saya ucapkan terima kasih atas keberhasilan Jajaran Polsek Batuceper atas pengungkapan kasus narkoba ini,” ucap Kasatnarkoba AKBP Pratomo Widodo kepada awak media.

Ia mengatakan, pengungkapan kasus narkoba tersebut dilakukan pada hari Jum’at oleh anggota Polsek Batuceper Pimpinan Kapolsek AKP David, melakukan penangkapan seorang bandar narkoba di Jalan Thamrin daerah Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

“Kami amankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 180 gram, terdiri dari 4 paket. Paket pertama seberat 102 gram, paket ke dua 50,52 gram, paket ketiga seberat 18, 28 gram dan ke empat seberat 7,14 gram,” terang Pratomo.

Tak hanya itu, pihak Polsek Batuceper juga berhasil menyita barang bukti berupa alat timbang elektronik, sendok untuk mengukur barang sebelum ditimbang.

“Pengungkapan ini diawali informasi dari masyarakat pada hari Kamis, setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman informasi A1 sehingga pada hari Jum’at pelaku berhasil ditangkap dikamar rumahnya,” jelasnya.

Saat dilakukan penggeledahan lanjut dia, di Kamar tersangka didapati barang bukti seperti tersebut di atas, selanjutnya pihaknya akan melakukan pengembangan dan satu lagi tersangka Inisial DN Als DD masih buron.

“Pelaku membeli barang dari daerah Bekasi, kita akan kembangkan kesana karena proses transaksinya antara penjual dan pembeli tidak berhubungan langsung,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, dia baru satu kali melakukan dan belum pernah tertangkap kasus narkoba dan saat ini dia pengangguran dan Hanya jadi bandar, sekali ngambil satu kilo lebih.

“Atas perbuatanya pelaku kita ketat pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana
penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 20. 000.000.000,00 (dua puluh miliar rupiah),” tandasnya.(angga)