Peringati HUT Korpri Ke 50, PMI Kecamatan Pinang Gelar Donor Darah

FORWAT, KOTA TANGERANG – Dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-50 tahun, Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menggelar donor darah untuk umum, Senin (29/11/2021).

Berlangsung di Aula Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jalan Sultan Agung Tritayasa, donor tersebut menghasilkan sebanyak 20 kantung darah.

Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu mengatakan, bahwa donor darah di HUT Korpri ke-50 tahun ini terselenggara atas kerjasama Kantor Kecamatan Pinang, PMI Kecamatan Pinang dan Kota Tangerang.

“Alhamdulillah antusias masyarakat dan pegawai yang donor darah lumayan tinggi, akan tetapi memang banyak juga yang tidak bisa untuk melakukan donor lantaran kebanyakan HB (Hemoglobin) kadar darah nya tinggi dan rendah,” jelas pria yang akrab disapa Jaro Mumu disela-sela kegiatan donor.

Ia menambahkan, untuk yang dapat melakukan donor darah, HBnya harus mencapai 12,5-17,0 kadar nilainya. “Jika dibawah itu, maka tidak dapat diambil darahnya,” ungkapnya.

Sementara Camat Pinang Kaonang mengatakan, donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Korpri yang ke-50 tahun yang jatuh pada hari ini tanggal 29 November 2021.

“Hari ini kegiatan donor darah lebih istimewa karena dilakukan berbarengan dengan HUT Korpri ke 50,” ujar Kaonang.

Selain para pegawai tanjutnya, donor darah di jajaran Kecamatan Pinang juga dibuka untuk masyarakat umum.

“Bukan hanya untuk para pegawai kecamatan pinang, tapi juga dibuka untuk masyarakat umum yang mau menyumbangkan setes darahnya untuk orang lain,” pungkasnya.(ngga)

Lapak Barang Bekas di Kavling DPR Terbakar

Lapak barang bekas di wilayah Kavling DPR, Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang terbakar.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Sebuah lapak pengepul barang bekas di kawasan Kavling DPR, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang hangus terbakar pada Kamis (18/11/2021). Lapak pengepul tersebut juga diduga tak berizin.

Salaseorang warga sekitar Midun menjelaskan, bahwa kebakaran lapak itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB dan hampir menyambar rumah warga yang berada didekat lapak tersebut.

“Sekitar pukul 09.45 WIB, belum tau penyebabnya apa, karena kita tadi fokus pendinginan ke rumah warga yang tersabar api, memang baru gentingnya saja yang terbakar,” jelas Midun.

Ia menambahkan, api saat ini telah berhasil dipadamkan oleh oleh Petugas Pemadam Kebakaran dan tidak ada korban jiwa.

“Sudah berhasil dipadamkan sama petugas Damkar. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Senada, Lurah Neroktog Nurhasan mengatakan, Dalam insiden kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka. Menurutnya, bangunan yang terbakar ini tak berizin dan saat ini kebakaran sudah dapat diatasi oleh tim pemadam kebakaran.

“Sementara untuk masalah izin, dia itu tidak berizin, ilegal, karena memang dia cuma menempati,” ungkap Nurhasan.

Para warga, kata dia, cukup cemas dengan keberadaan bangunan liar tersebut, lantaran barang-barangnya mudah terbakar, sehingga terjadi insiden kebakaran yang membahayakan.

“Antisipasi ke depan kesepakatan warga akan ditutup karena sangat mengganggu penduduk sekitar,” tegas Nurhasan.

Sementara Kapolsek Pinang IPTU Moh Tapril mengatakan, Kebakaran tersebut sedang dalam penyelidikan oleh Polsek Pinang.

“Kita lihat nanti apakah ada kesengajaan atau memang murni unsur dari arus pendek,” ujar Tapril.

Untuk masalah rumah warga yang sedikit tersambar oleh kobaran api itu, Dirinya meminta untuk pihak pengepul harus bertanggung jawab.

“Kita minta pihaknya harus bertanggungjawab untuk mengganti kerusakan rumah warga yang terdampak itu. Kalau untuk masalah izin pengepul kita serahkan kepada pemerintah untuk segera menutup tempat tersebut,” pungkas Tapril.

HUT KNPI Ke – 48, DPK KNPI Kecamatan Pinang Berjuang dan Berbakti di Tengah Covid-19 dengan Melakukan Rangkaian Kegiatan Sosial

FORWAT, KOTA TANGERANG – DPK KNPI Kecamatan Pinang terus berupaya mengambil peran pemuda dalam momentum HUT KNPI Ke-48 Tahun untuk mengabdi, serta memberikan sumbangsinya kepada masyarakat terutama di tengah pandemi covid-19. Semangat perjuangan terus di lakukan oleh pemuda – pemudi di Kecamatan Pinang yang terlibat langsung dan aktif bersama pemerintah dan masyarakat dalam penanganan covid-19.

Dalam masa PPKM Level 4 ini, generasi muda menunjukan kiprah serta sumbangsinya kepada masyarakat denga menggelar rangkaian Kegiatan bakti sosial yaitu diantaranya:

1.Menghimupun serta mengajak Pemuda, Pengusaha dan masyarakat untuk semangat gotong royong membantu serta mendukung kebutuhan Logistik Dapur Umum yang sedang berjalan di wilayah Kecamatan Pinang yang di peruntukan untuk masyarakat yang isolasi mandiri.

2. Bekerjasama dengan PMI Kecamatan Pinang melakukan Kegiatan Donor Darah

3. Layanan Pembuatan Nomor Induk Berusaha/IUMK, Gratis.Ketua KNPI Kecamatan Pinang Bung Dicky saat ditemui, Sabtu (24/7/2021) mengungkapkan, pemuda tidak boleh berpangku tangan melihat keadaan yang sedang sulit seperti saat ini. Namun Pemuda harus tampil terdepan dalam membantu sesama terutama mereka yang sedang menjalani isolasi Mandiri karena terpapar covid 19.

“Kami berupaya membentuk kaum muda untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik sebagai penanganan di masa pandemi ini sehingga kehidupan dapat kembali normal setelah penanganan covid 19 selesai dengan adanya protokol kesehatan yang dapat dipatuhi oleh semua elemen masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Dicky, rangkaian kegiatan yang di mulai dari tgl 23-24 Juli tersebut, tidak dapat terlaksana tanpa adanya suport serta dukungan dari OKP yang ada di Kecamatan, para Tokoh Masyarakat, Pelaku Usaha, Instansi Pemerintahan, Instansi Kepolisian, TNI serta yang lainnya.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih, terutama pada pelaksanaan kegiatan donor darah (Sabtu, 24 Juli 2021) turut hadir pula Camat Pinang bapak Kaonang, Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Bung Uis Adi Dermawan, dan Ketua PMI Kecamatan Pinang bapak Mumu Rohimu,” ujarnya.

Untuk diketahui, lokasi kegiatan rangkaian donor darah berada di aula Kelurahan Neroktog.(Ngga)

Kecamatan Pinang Diduga Langgar Perda Nomor 5 Tahun 2010

FORWAT, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang telah membuat peraturan Daerah (Perda) Nomor  5 Tahun 2010 Tentang Kawasan Tanpa Rokok, Akan tetapi pemerintah kota Tangerang dalam hal ini Kecamatan Pinang diduga telah melakukan pelanggaran.

Dimana dugaan tersebut berisi tentang alat pencuci tangan yang berlogo Signature Mild diletakan di kantor pelayanan Kecamatan dan juga Kelurahan.

Sekretaris Lurah Irfan Syah saat ditemui di kantor Kelurahan Kunciran Jaya tidak mengetahui adanya alat pencuci tangan di kantor kelurahannya.

“Saya tidak tahu ini dari mana, dan saya juga menanyakan kalau di kantor pelayanan tidak boleh ada logo rokok,” ucapnya singkat, Kamis (8/7/2021)

Perlu diketahui, Atas dasar Persetujuan Bersama DPRD Kota Tangerang dan Walikota Tangerang telah Memutuskan dan Menetapkan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok pada poin 20. Dimana Perkantoran Pemerintah Daerah adalah lingkungan gedung/kantor yang berada diwilayah Pemerintahan Kota Tangerang.

Dan untuk poin 21. Iklan rokok adalah kegiatan untuk memperkenalkan, memasyarakatkan dan/atau mempromosikan rokok dengan atau tanpa imbalan, dengan tujuan mempengaruhi konsumen agar menggunakan rokok yang ditawarkan.

Adapun sangsi pada Ketentuan Pidana Pasal 13 Nomor (1) Setiap orang yang melanggar ketentuan Pasal 5, dikenakan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah).(ngga)

Kelurahan Panunggangan Bagikan Makanan Siap Saji ke Warga yang Melakukan Isolasi Mandiri

FORWAT, KOTA TANGERANG — Keseriusan Pemerintah Kota Tangerang dalam mencegah penyebaran covid 19 dibuktikan dengan sering melakukan Operasi Aman Bersama (OAB) di setiap harinya. Dalam kegiatan tersebut, petugas menegur warga yang melanggar protokol kesehatan serta memberikan sanksi sosial.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga memperhatikan masyarakatnya yang terdampak covid 19, dan sedang menjalani isolasi mandiri. Seperti yang dilakukan Kelurahan Panunggangan.

Dengan mendirikan dapur umum, aparatur Kelurahan Panunggangan dapat memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga yang dinyatakan positif terpapar covid 19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Lurah Panunggangan, Ulum saat dikonfirmasi mengatakan bahwa warga Panunggangan sesuai data terakhir terdapat 31 orang yang positif terpapar covid 19. Saat ini kata Lurah, warga tersebut sedang melakukan isolasi mandiri.

”Data yang kami terima terakhir ada 31 orang yang positif,” ujarnya.

Dijelaskan Ulum, dirinya terus melakukan pengawasan dan mensuport warganya yang sedang melakukan isolasi mandiri.”Kami terus lakukan pengawasan. Bahkan kita juga mensuport warga yang terdampak dengan memberikan makanan siap saji,” jelasnya.

Lanjut Ulum, makanan cepat saji merupakan hasil olahan dapur umum yang ada didirikan Kelurahan Panunggangan. Dimana kata Lurah, bahan baku makanan berasal dari bantuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Tangerang.

”Makanan siap saji ini akan kita bagikan ke warga yang terpapar covid 19, sampai warga tersebut selesai melakukan isolasi mandiri,” ungkapnya.

Masih Ulum, dengan adanya bantuan makanan siap saji dirinya berharap agar masyarakat dapat fokus menjalani isolasi mandiri tanpa memikirkan ada atau tidak makanan dirumah.

“Saya harap bapak ibu yang sedang menjalani isolasi mandiri dapat fokus, sehingga dapat cepat pulih,” pungkasnya.(ngga)

TKP Tinjau Atap Rumah Roboh di Kunciran Indah

Kondisi atap rumah roboh di wilayah Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (20/5/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG — Tangerang Kita Peduli (TKP) meninjau atap rumah roboh di Kampung Bojong RT 01/10, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Kedatangan organisasi kemanusiaan ini untuk melihat langsung kondisi rumah yang dikabarkan atapnya roboh tersebut.

Koordinator TKP, Saipul Basri mengatakan, bahwa pihaknya akan memberikan bantuan berupa pasir dan semen untuk renovasi rumah tersebut.

“Nanti kita kirimkan pasir dan semen ke lokasi atap rumah roboh tersebut,” tegas pria yang akrab disapa Marsel, Kamis (20/5/2021).

Sebab, lanjut dia, kata ketua RT dan RW setempat bukan hanya atapnya saja yang akan dilakukan bedah. Akan tetapi, seluruh bagian rumah itu dibedah.

“Kenapa kita (TKP, red) akan mengirimkan bantuan berupa pasir dan semen? Karena kata ketua RT dan RW, rumah tersebut seluruhnya akan dibedah bukan hanya atapnya saja,” ungkapnya.

Sementara, Ketua RT 01, Kampung Bojong, Misan Santos mengatakan, pihaknya bersama warga sekitar akan melakukan renovasi secara swadaya.

“Kita lakukan secara swadaya saja. Rencananya pada Sabtu besok akan kita lakukan pembongkaran seluruhnya,” tegas Santos.

Terpisah, Ketua BKM Kunciran Indah, Jayadi mengatakan, robohnya atap rumah itu lantaran matinya mata hati para pengambil kebijakan.

“Itu akibat matinya mata hati para pengambil kebijakan,” singkat Jayadi.(angga)