Penambahan Gudang PT Lotus Mas Diduga Belum Kantongi Dokumen Perizinan

Gudang baru milik PT Lotus Mas yang berlokasi di Jalan Pembangunan 1, nomor 283, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang diduga belum kantongi dokumen perizinan. Foto:angga.

FORWAT, KOTA TANGERANG — Penambahan gudang milik PT Lotus Mas yang berlokasi di Jalan Pembangunan 1, nomor 283, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang diduga belum kantongi dokumen perizinan.

Pantauan Forwatnews.com, penambahan gudang milik perusahaan yang bergerak dalam pembuatan produk kebersihan itu telah rampung dikerjakan.

Untuk diketahui, setiap pembangunan gedung, sampai dengan rumah tinggal di Kota Tangerang telah diatur dalam Perda Nomor 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. Dalam Perda tersebut pemilik bangunan diwajibkan memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB yang dikeluarkan oleh DPMPTSP Kota Tangerang.

Bangunan dapat dikatakan legal ketika pemilik bangunan telah membayarkan retribusi kepada Pemerintah Kota Tangerang. Restribusi yang dibayarkan oleh pemohon atau investor merupakan bagian dari Pendapatan Daerah Kota Tangerang.

Salah satu Warga Batuceper, Hendrik saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2021), mengatakan bahwa dirinya mengetahui penambahan gudang milik PT. Lotus. Kata dia, sejak awal proses pembangunan dirinya tedak melihat adanya papan IMB di lokasi tersebut.

“Rumah saya tidak jauh dari lokasi gudang itu, tiap hari saya melintasi jalan yang ada di depan gudang itu. Saya belum lihat adanya papan IMB,” ujarnya.

Lanjut Hendri, dirinya menduga bahwa penambahan gudang tersebut belum mengurus dokumen perizinan, seperti Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin) UKL UPL, dan IMB. Selain itu, Hendrik juga menyebut bahwa pengawasan Satpol PP kurang maksimal.

“Satpol PP harus segera mengecek izin penambahan gudang milik PT Lotus itu. Apabila izin belum ada maka segera lakukan penindakan. Pasalnya, restribusi IMB yang di bayarkan oleh investor merupakan PAD Kota Tangerang yang bermanfaat untuk pembangunan di Kota Akhlakul Karimah ini,” pungkasnya.

Terpisah, sampai berita ini diterbitkan management PT Lotus Mas belum dapat dimintai keterangan resmi.

“Gak bisa ketemu manajemen pak kalau tidak bisa menunjukan kartu vaksin dan bukti swab. untuk bukti swab maksimal 7 hari setelah swab,” ujar salah satu petugas keamanan PT Lotus Mas, Rifai saat ditemui di pos keamanan, Kamis (27/8/2021).(ngga)

Penambahan Bangunan Gedung RSIA Makiyah Diduga Belum Kantongi IMB

Penambahan gedung RSIA Makiyah di Jalan H.Kilin, RT 05/06, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangetang.

FORWAT, KOTA TANGERANG — Penambahan gedung Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Makiyah di Jalan H.Kilin, RT 05/06, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangetang, diduga belum kantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pantauan Forwatnews.com, di lokasi bangunan belum terlihat adanya papan IMB yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang. Namun begitu, aktivitas pembangunan terus berlangsung.

Lurah Belendung, Asep saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021) mengatakan bahwa pihak Kelurahan telah melakukan kroscek ke lokasi pembangunan tersebut. Adapun hasil daripada kunjungan itu yakni IMB rumah sakit sedang dalam pengurusan.

“Kasi ekbang saya sudah kesana, menurut keterangan pihak rumah sakit IMB sedang dalam proses,” singkatnya.

Untuk diketahui, Hal tersebut, sebelum melakukan pembangunan gedung, perusahaan ataupun masyarakat diwajibkan untuk mengurus IMB terplebih dahulu. Seperti yang tertuang pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2011 tentang retribusi perijinan tertentu, Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang bangunan gedung.(angga)

Terkesan Tebang Pilih, Satpol PP Kota Tangerang Dinilai Mandul

Bangunan Car Wash di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Bangunan Car Wash yang berlokasi di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang diduga belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Meski begitu, proses pembangunan dapat berjalan tanpa kendala.

Diketahui saat ini, bangunan car wash telah rampung dikerjakan, bahkan sudah beroperasi.

Menyikapi hal ini, salah satu warga Kota Tangerang, Haryadi saat dikonfirmasi,Senin (22/3/2021) mengatakan, bahwa Satpol PP Kota Tangerang dinilai mandul dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang. Selain itu, Satpol PP juga dinilai tebang pilih dalam menindak para pelanggar Perda.

“Satpol PP itu tugasnya menegakkan Perda, Perwal, menyelenggarakan ketertiban umum, dan ketenteraman masyarakat. Jadi jika benar ditemui adanya pelanggar Perda bisa langsung ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ujar Haryadi.

Dirinya juga meminta Satpol PP Kota Tangerang untuk tidak tebang pilih dalam menindak setiap pelanggar yang ditemui.

“Sanksi yang tertera dalam Perda kan sudah jelas, dan sifatnya untuk umum. Jangan sampai ada dugaan oknum ikut bermain dan memanfaatkan para pelanggar. Menggapa Satpol PP tidak berani menindak,” imbuhnya.

Terpisah, Kasi Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Tatang saat dikonfirmasi mengakui kalau pihaknya telah memberikan surat panggilan kepada pemilik bangunan car wash sebanyak dua kali.

“Kita sudah panggil pemilik dengan surat. Pemilik sempat datang tapi tidak dapat menunjukan kelengkapan IMB,” singkatnya.

Untuk diketahui, setiap pembangunan gedung atau bangunan di wilayah Kota Tangerang telah diatur dalam Perda Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2017 tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Nomor 17 Tahun 2011 tentang retribusi perijinan tertentu.(nga/lla)

Bangunan Starbucks di Cipondoh Diduga Belum Kantongi IMB

Bangunan Starbucks di Jalan KH.Hasyim Ashari, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Bangunan Starbucks di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, diduga belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan Pemerintah Kota Tangerang.

Pantauan Forwatnews.com, di lokasi bangunan belum terlihat adanya papan IMB. Namun, proses pembangunan nampak berjalan dengan mulus, seakan tidak takut keberadaannya diketahui petugas Satpol PP Kota Tangerang.

Saat ini, proses pembangunan diperkirakan mencapai 90 persen. Petugas PLN dan dekorasi ruangan nampak sibuk bekerja.

Sebelum adanya bangunan Starbucks, di lokasi tersebut diketahui merupakan bangunan minimatket.Salah satu mandor bangunan yang enggan disebut namanya saat ditemui, Minggu (28/2/2021) mengaku bahwa sejak awal dirinya bekerja belum melihat adanya papan IMB milik DMPTSP Kota Tangerang. Namun apalah arti sebuah papan izin itu, karena kata dia, saat ini pihaknya hanya ditugaskan untuk bekerja.

“Papan ijin saya belum lihat. Setahu saya ijin ada yang ngerjain tapi gak tau siapa. Disini saya hanya kerja. Sampai saat ini proses pembangunan kurang lebih 90 persen, saya sedang membersihkan lantai dan lainnya,” ujarnya.

Lanjut Mandor, dirinya mengaku juga tidak mengetahui siapa nama pemilik bangunan tersebut. “Kalau ketemu owner kesininya hari kerja aja,” pungkasnya.(angga)

Diduga Bangunan David T Car Wash di Cipondoh Belum Kantongi IMB

Bangunan David T Car Wash yang berlokasi di RT 01/01, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang diduga belum kantongi IMB.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Bangunan David T Car Wash yang berlokasi di Jalan KH. Hasyim Ashari, RT 01/01, Kelurahan Poris Pelawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang diduga belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Meski belum memiliki IMB, pemilik nekat membangun meski lokasi bangunan di pinggir jalan utama Tangerang-Cipondoh, seolah tidak takut aktivitasnya diketahui petugas Satpol PP Kota Tangerang.

Mandor bangunan, Kiwo saat ditemui dikonfirmasi mengaku bahwa bangunan tersebut belum memiliki IMB. Namun kata dia, pemilik telah melakukan koordinasi kepada ketua RT setempat.

“Pemilik atas nama pak Sembiring sudah koordinasi ke Ketua RT 01, pak Ikal, dan perijinan sedang dalam pengurusan,” ungkapnya.

Kiwo menambahkan, David T Car Wash rencananya akan menyediakan pelayanan dengan hidrolik. “Rencananya kita mau pakai hidrolik,” pungkasnya.(angga)

Satpol PP Kota Tangerang Segera Panggil Pengelola Kawasan Businnes Point Soal Dugaan Belum Berizin

Kawasan Pergudangan Bussines Point, yang berlokasi di Jalan Prabu Kian Santang, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Satpol PP Kota Tangerang berencana memanggil pengelola kawasan Business Point dalam hal ini PT. Citra Surya Abadi Prima. Pemanggilan tersebut guna klarifikasi perihal kelengkapan izin yang dimiliki.

Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, A. Gufron Falfeli saat dikonfirmasi, Senin (8/11/2020) mengatakan bahwa dirinya akan menindaklanjuti dugaan belum adanya Amdal yang dimiliki PT. Citra Surya Abadi Prima. Diriya berencana akan melakukan pemanggilan terhadap PT tersebut.

“Akan kami tindak lanjuti. Kami akan lakukan pemanggilan untuk klarifikasi. Sementara untuk sanksi yang diberikan kita pastikan dulu permasalahannya, dan kita koordinasikan dengan DLH Kota Tangerang,” singkatnya.

Sementara, Kadis DPMPTSP Kota Tangerang, Mohammad Noor saat dikonfirmasi mengatakan bahwa PT. Citra Surya Abadi Prima dalam database IMB tidak terdata. “PT. Citra Surya Abadi Prima hanya mengurus IPPT pada tahun 2017 lalu,” tutupnya.(angga)