Musin Hujan, Jaga Kesehatan Tubuh Dengan Mengkonsumsi Jahe

Jahe (net)

Jahe (net)

FORWAT – Jahe atau dengan bahasa latin Zingiber Officinale merupakan salah satu tanaman rimpang yang populer untuk digunakan sebagai rempah-rempah dan juga sebagai bahan obat. Rimpangnya yang berbentuk jemari yang menggembung pada ruas-ruas tengah. Rasa pedas yang dominan pada jahe disebabkan karena senyawa keton bernama zingeron.

Manfaat jahe dapat digunakan untuk dijadikan sebagai penghangat tubuh. Terlebih pada cuaca yang dingin atau saat musim pengujan. Jahe sangat cocok untuk dikonsumsi supaya tubuh menjadi lebih hangat. Jahe juga sering dibuat sebagai wedang yang dapat digunakan untuk menghangatkan tubuh. Berikut ini beberapa manfaat jahe untuk kesehatan tubuh.

Manfaat jahe yang pertama adalah melancarkan peredaran darah. Gingerol yang terdapat pada jahe bersifat antikoagulan yang akan mencegah terjadinya penggumpalan darah. Dengan mencegah tersumbatnya pembuluh darah yang merupakan penyebab utama penyakit stroke dan juga serangan jantung.

Ekstrak jahe bermanfaat bagi yang sering mengalami perut kembung dan nyeri. Jahe dapat dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pada pencernaan dan iritasi usus.

Pada sebuah studi menunjukkan jahe dapat menghentikan prostaglandin, yang dimana prostaglandin merupakan salah satu faktor penyebab sakit kepala. Dengan demikian, jahe dapat untuk mengurangi migrain atau sakit kepala sebelah. Demam dan batuk

Gingerol pada jahe yang sebelumnya sudah dijelaskan dapat melancarkan peredarah darah, kandungan gingerol juga dapat digunakan untuk mengurangi demam dan batuk. Mengkonsumsi jahe berarti menekan timbulnya efek samping seperti yang terkandung dalam kandungan obat-obatan kimia.

Dengan mengkonsumsi jahe secara rutin dan sebelum makan dapat mencegah terjadinya perut buncit. Karena jahe bermanfaat untuk melancarkan metabolisme dan pencernaan. Dengan adanya sebuah peningkatan metabolisme tersebut yang berdampak akan mempercepat pembakaran kalori dan meratakan perut buncit.

Jahe dapat untuk merangsang pelepasan hormon adrenalin dan juga dapat memperlebar pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan darah mengalir menjadi lebih lancar dan lebih cepat serta dapat meringankan kerja jantung dalam memompa darah.

Nyeri gusi dan sakit gigi ternyata dapat juga dicegah dengan meminum minuman air jahe. Hal ini karena jahe bersifat antijamur dan antibakteri. (Net/lala)

Culinary Night Kota Tangerang Akan Bernuansa Pasundan

cn1

FORWAT, Kota Tangerang – Sudah diketahui bahwa Indonesia kaya akan Keragaman Budaya, termasuk warga yg tinggal di Kota Tangerang. Untuk melestarikan dan memelihara kekayaan budaya tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bekerjasama dengan Paguyuban Pasundan menyelenggarakan Festival Seni Budaya dan Kuliner Pasundan. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Pasar Lama Kota Tangerang pada Sabtu (10/9/2016) mulai pukul 19:00 WIB.

Selain menyajikan kuliner khas Pasundan, akan digelar berbagai kegiatan, diantaranya  penampilan tari tradisional khas Tangerang dan Banten yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Pasundan seperti Rampak Bedug versi Tangerang, penampilan Rampak Gendang serta Kecapi Suling Modern dari Gandrung Gumilang Enterprise, dan masih banyak lagi penampilan lainnya.

“Kegiatan ini menjadi tema dalam acara Tangerang Culinary Night yang rutin kita selenggarakan di kawasan Pasar Lama,” Terang Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf), Rina Hernaningsih, Kamis (8/9/2016).

Rina berharap kedepannya akan ada Festival Kuliner dari Jawa atau suku-suku lain yang merepresentasikan keragaman masyarakat Kota Tangerang.

“Sebelumnya saya sampaikan bahwa kita hanya akan menampilkan agenda acara sebagaimana yang tercantum dalam undangan resmi yang telah disebar panitia dari Paguyuban Pasundan,” jelas Rina dalam meluruskan isu yang berkembang di masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Kota Tangerang, Nana Supiana yang menjelaskan bahwa informasi di Media sosial yang menerangkan bahwa Agenda Culinary Night Pasundan Kota Tangerang tidak benar bahwa kami mengundang Bupati Purwakarta, Gubernur Jabar, Wali Kota Bandung, besarta artis Ariel Noah, Sule OVJ, dan Dewi Gita. (hms/lala)

Dodol Jahe Wijen, Produk UKM Kelurahan Babakan Butuh Promosi

IMG-20160907-WA0000

FORWAT, Kota Tangerang – Dodol Jahe Wijen (Dolhewi) yang diproduksi oleh  Wanita Tani (KWT) Anggrek Barokah, yang berada di wilayah RW03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang siap memasok hingga ke luar daerah. Namun, hanya butuh sedikit promosi agar dikenal masyarakat luas.

“Dodol ini rasanya terbilang cukup lezat. Bahkan, harga per-toples juga cukup murah,” ujar Yati Sri Sugiyati Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Babakan, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (7/9/2016).

Yati menjelaskan, dodol tersebut di sajikan dengan 2 macam bentuk toples, yakni toples berbentuk stik dan elips. Harganya pun berbeda, untuk toples stik dikenakan harga 35 ribu rupiah per buah. Sedangkan untuk toples elips dikenakan harga 20 ribu rupiah per buah.

“Toples stik dan elips berbeda harga karena jumlah isinya. Untuk stik terdapat dodol sebanyak dua puluh lima biji. Sementara elips hamya 15,” jelas Yati.

Ditambahkan Yati, produk yang dibuat oleh KWT Anggrek Barokah tersebut juga telah diperjualkan di toko pusat oleh-oleh Kota Tangerang, salah satunya yang berada di jalan Perintis Kemerdekaan. Namun kata dia, belum dapat menjual ke luar daerah.

“Banyak masyarakat yang belum tau dodol jahe wijen ini. Jadi, peminat belum begitu banyak,” katanya.

Senada dikatakan Lurah Babakan Abu Sofiyan saat ditemui diruang kerjanya, pihaknya mengakui dodol jahe wijen tersebut belum dikenal masyarakat secara luas. Kata dia, pihaknya akan terus mempromosikan hasil UKM yang berada di wilayahnya tersebut.

“Hanya beberapa dinas dan toko pusat oleh-oleh yang telah berlangganan. Saya akan terus promosikan ke media sosial agar dodol buatan para kader itu dapat dikenal dan diminati oleh masyarakat luar daerah,” tutupnya. (Angga)

Tangsel Kembangkan Produk Makanan Lokal

IMG03073-20160830-1107
FORWAT, Tangerang Selatan- Guna mengintensifkan dan memaksimalkan pemanfaatan hasil bumi lokal dalam produksi pangan, dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Tangerang Selatan mengadakan kegiatan sosialisasi Pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) Selasa (30/8/16) pagi.

Kegiatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tangsel tersebut bertempat di RM.Telaga Seafood, BSD city, Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut mengundang perwakilan PKK dari tiap-tiap kecamatan se Kota Tangerang Selatan dan dibuka oleh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tangsel Dadang Rahardja.

Menurut Dadang,kegiatan sosialisasi ketahanan pangan beragam ini diadakan untuk mendorong kreatifitas dan inovasi warga masyarakat Tangsel, khususnya kaum wanita untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan secara maksimal pengolahan produk-produk pangan lokal.

“Kami mengajak kepada semua pelaku usaha makanan di Tangsel,untuk terus berinovasi dan berkreatifitas dalam mengembangkan produk makanan lokal,” tuturnya.

Sementara itu ditempat yang sama,Hernawan pelaku usaha pangan dan juga pemilik usaha pangan Arum Ayu asal Ciputat yang diundang sebagai nara sumber mengatakan,kegiatan bimbingan serta sosialisasi pemanfaatan pangan lokal ini dalam rangka mengikuti lomba Cipta Menu tingkat nasional yang akan diadakan pada bulan Oktober atau Nopember 2016 di Kota Tangsel.

“Sosialisasi Pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) kami lakukan dengan mengundang perwakilan PKK dari tiap kecamatan se Kota Tangsel ini,adalah dalam rangka persiapan lomba Cipta Menu tingkat nasional pada bulan Oktober hingga Nopember 2016 mendatang,” tandasnya.

Yang mana dalam lomba Cipta Menu tersebut,para peserta didorong untuk membuat dan mengembangkan produk makanan lokal berbasiskan hasil-hasil pangan lokal yang banyak terdapat diwilayah provinsi Banten,sambung Hernawan.

Muslih staf dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Tangsel saat dikonfirmasi dilokasi mengatakan bahwa, pihak dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tangsel terus mengupayakan agar makanan-makanan lokal dapat terus dikembangkan dan dimaksimalkan untuk kebutuhan pangan di Kota Tangsel itu sendiri,terangnya. (btl)

Festival Kuliner Jawa Timur di SMS Serpong

IMG_20160812_191334

FORWAT, Tangerang Selatan – Untuk keenam kalinya Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali menggelar Festival Kuliner Serpong (FKS).Even tahunan festival kuliner ini dilaksanakan selama satu bulan penuh,mulai tanggal 12 Agustus hingga 12 September 2016, dengan tetap membawa misi memperkenalkan budaya nusantara sebagai ciri khas kulinernya.

Dalam festival kuliner Serpong tahun 2016, Mal Summarecon Serpong (SMS) membedah dan menggugah ingatan akan kekayaan warisan kuliner nusantara, khususnya Jawa Timur dengan mengangkat tema “Wuenak E Puolll”.

Area parkir selatan Mal SMS tetap dipilih untuk menjadi lokasi digelarnya even tahunan ini karena lokasinya yang sangat strategis dan mampu menampung pengunjng dalam jumlah yang banyak.Memasuki area FKS pengunjung akan disambut dengan gapura yang berupa candi Penataran dan rumah adat khas Jawa Timur seperti replika rumah Banyuwangi,Madura hingga Majapahit.

Menurut Cut Meutia selaku General Manager corporate communication Summarecon Serpong,,acara pembukaan festival kuliner Serpong yang ke enam tahun 2016 ini dibuka dengan menampilkan atraksi kesenian Reog Ponorogo serta diramaikan oleh penampilan seniman senior Jawa Timur Sujiwo Tejo. Rencananya artis artis Astrid juga akan tampil pada tanggal 24 Agustus serta kicauan merdu Ari Lasso pada 31 Agustus 2016 mulai pukul 19.00 wib.

Aneka macam kuliner khas Jawa Timuran dihadirkan dalam festival kuliner Serpong,seperti Bhek (oleh-oleh Jawa Timur), depot nasi campur dan rawon pojok Tambak Bayan, Pecel Pincuk ibu Ida,nasi Jamblang Mang Dul,Sego Resek, Srani Notosuman Solo Ny. Handayani, Soto Ambengan Cak Har, Nasi Krawu, CwiMie Malang Gedingan, Sate Klopo Juanda, Sate Ayam Ponorogo Nyamleng, Bebek Ireng Suroboyo Cak Baz, jajanan Baheula Java Oenik, terangnya. (BTL)

Lestarikan Lingkungan Dengan Festival Cisadane 2016

Perahu-Perahu Unik Memeriahkan Festival Cisadane 2016

Perahu-Perahu Unik Memeriahkan Festival Cisadane 2016

FORWAT, Kota Tangerang – Bantaran Sungai Cisadane, Sabtu (30/07/2016) dipadati penduduk Kota Tangerang dalam rangka pembukaan acara Festival Cisadane 2016. Acara tersebut dibuka pada pukul 15.30 WIB oleh Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah.

Diawali oleh aksi dari anak-anak yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kemudian diikuti Drama Kolosal Nyimas Melati i yang menceritakan perjuangan Pahlawan Wanita. Selain itu, acara tersebut menampilkan penampilan Manusia Petasan yang menyajikan atraksi spektakuler dengan mengalungkan rangkaian petasan yang ukurannya lumayan besar ke lehernya.

Tampak pula parade perahu hias yang dipersembahkan oleh para Intansi di Lingkup Pemerintah Kota Tangerang dan Bank Jabar Banten serta PT. Angkasa Pura II. Perahu cacing yang biasa ada di kali Cisadane disulap sedemikan rupa menjadi berbagai bentuk karakter maupun bangunan gedung yang menjadi representasi instansi tersebut, seperti karakter Ikan Hiu dari salah satu restoran terkenal di Kota Tangerang, atau tower ATCS dari PT. Angkasa Pura II.

Dengan acara ini, Walikota berharap agar masyarakat Kota Tangerang untuk terus ikut berpartisipasi dalam usaha pelestarian lingkungan terutama di kali Cisadane yang telah menjadi bagian dari kehidupan dan sumber kehidupan masyarakat Kota Tangerang.

“Mari kita terus jaga kebersihan, keindahan dan kenyamanan kota ini, karena itu adalah kunci untuk menjadikan kota ini sebagai kota yang Layak Dikunjungi,” Jelasnya.

Gelaran Festival Cisadane 2016 dilaksanakan dari tanggal 30 Juli-6 Agustus 2016 di Pinggiran Kali Cisadane yang akan dilengkapi dengan berbagai acara telah disiapkan untuk memeriahkan acara tahunan Kota Tangerang tersebut, mulai dari lomba perahu naga yang diikuti oleh peserta dari dalam maupun luar Kota Tangerang, selain tentunya berbagai produk UKM Kota Tangerang yang dijajakan di 130 stand yang ada.(hms/lala)