Empat Pelaku Curanmor Diringkus Polsek Teluknaga

Empat pelaku curanmor diamankan di Polsek Teluknaga,Rabu (7/7/2021). Foto:frwt.

FORWAT, KOTA TANGERANG — Hendak mencuri motor (Curanmor) di parkiran pijat refleksi ruko Arcadia Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dua (2) orang warga Karawang inisial SPD dan SHR diringkus Polsek Teluknaga.

Dari hasil pengembangan, Polsek Teluknaga kemudian menangkap kembali dua orang teman terduga pelaku inisial RT dan ST disebuah kontrakan yang berada di Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga. Sedangkan satu orang inisial AM berhasil melarikan (DPO).

“Terkait penangkapan 2 orang terduga pelaku curanmor di ruko Arcadia oleh warga, saya ucapkan terima kasih sudah ikut jaga Kamtibmas,” kata Kapolsek Teluknaga, AKP Antonius di Mapolsek Teluknaga, Rabu (7/7/21).

Menurut Antonius, ditengah-tengah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masih ada sekelompok orang yang melakukan kejahatan, dengan memanfaatkan situasi disekitar masyarakat, yang sedang menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

“Dimasa pendemi ini masih ada pelaku-pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi, seperti kejadian curanmor di arcadia, beruntung pelakunya bisa diamankan warga, lalu kita bawa ke Polsek,” ujarnya.

Antonius mengatakan, setelah pihaknya melakukan introgasi kepada kedua terduga pelaku SPD dan SHR yang diamankan, ternyata masih ada terduga pelaku lain yang sedang berada di kontrakan, yang kemudian langsung ditangkap dua orang inisial RT dan ST.

“Dari kedua terduga pelaku yang ditangkap, kita bisa kembangkan ke tempat kontrakannya, sehingga kita bisa temukan 3 terduga pelaku lain, yang 2 kita tangkap, tapi sayang yang satu kabur. Namun kita bisa lacak keberadaannya,” papar Antonius.

Kanit Reskrim Polsek Teluknaga, Ipda Adityo Wijanarko menambahkan, bahwa satu terduga pelaku AM yang melarikan diri saat ditangkap (DPO), anak dari ST yang sudah diamankan di Mapolsek Teluknaga. Adit mengaku akan terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas.

“Kalau yang kabur itu anaknya ST, jadi bapaknya sudah kita tangkap, sedangkan anaknya melarikan diri, kita akan terus kembangkan sampai ditemukan pelaku-pelaku lain,” lugasnya.

Saat ini keempat terduga pelaku curanmor asal Karawang beserta barang bukti sudah berada di Mapolsek Teluknaga, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan akan dijerat pasal 362 KUHP.(ngga)

PT Victory Ching Luh Indonesia Lakukan PHK Sepihak, Serikat Buruh Ancam Demo

Aktivis Buruh, Anggie korban PHK Sepihak PT Victory Cing Luh Indonesia.

FORWAT, KABUPATEN TANGERANG – Pemutusan Hak Kerja (PHK) yang dilakukan oleh Pabrik sepatu ternama di Tangerang, PT. Victory Cing Luh kepada salah satu karyawan, Anggie Ero Ratalia Putri dikecam oleh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan serikat buruh lainnya.

Menanggapi kebijakan yang dinilai tidak adil, buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang Bergerak (Kabut Bergerak), Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) dan GEBRAK akan melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas kepada Anggie di PT. victory Cing Luh Indonesia pada 22 Desember 2020.

Sunarno, Sekjen KASBI saat dikonfirmasi, Minggu (20/12/2020) mengatakan bahwa PHK sepihak dilakukan PT Victory Cing Luh Indonesia terhadap Anggie pada 14 Desember 2020. Menurutnya, Anggie di PHK karena Perusahaan PT. Victory Cing Luh merasa terganggu dengan Anggie di Perusahaan tersebut.

“Anggie merupakan buruh perempuan yang aktif mengadvokasi hak cuti, hak melahirkan, hak ruang laktasi juga hak normatif lainnya bagi para pekerja perempuan. Namun keaktifan tersebut membuat perusahaan bertindak sewenang-wenang yang pada akhirnya Anggie justru di PHK,” jelas Sunarno.

Sunarno mengaku mengecam keras management Pt Victory Cing Luh Indonesia atas tindakan pembungkaman aktivis buruh perempuan. Dirinya meminta agar perusahaan yang ada di wilayah Kabupatwn Tangerang ini kembali mempekerjakan Anggie.

“Saya menuntut pihak managemen segera kembali mempekerjakan Anggie. Selain itu, saya minta perusahaan tersebut segera menjalankan hak-hak buruh perempuan dan hak-hak normatif lainya, serta berikan hak berserikat kepada kawan-kawan buruh,” tegasnya.

Lanjut Sunarno, dirinya juga meminta pemilik Brand Nike untuk memastikan kepada perusahaan-perusahaan yang mengerjakan order Nike agar tidak melanggar hak-hak normatif buruh, termasuk kebebasan berserikat.(Konang/Angga)

Pengukuhan Forwat Korwil Pantura

FORWAT, KABUPATEN TANGERANG -Forum Wartawan Tangerang (Forwat) mengukuhkan kepengurusan Koordinator wilayah Pantai Utara (Korwil Pantura) Kabupaten Tangerang dengan menggelar kegiatan Deklarasi dan Silaturrahmi, bertempat di Saung Cituis, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Jum’at (13/11/20).

Pengukuhan dilakukan oleh ketua Forwat Andy Lala yang di wakili Wakil 1 Selly, di saksikan langsung oleh Anggota Forwat dan para tamu undangan yang hadir diantaranya, Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdurrohim, Kapolsek Pakuhaji AKP Edy Suprayitno, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H. Kholid Ismail.

Juga, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Jayusman Mukhtar, Camat Pakuhaji H. Asnawi, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Sapri, Direktur Komunike Tangerang Utara Budi Usman, Kepala Desa Sukawali Suparman, Ketua PAC Pemuda Pancasila Teluknaga Mantoro dan Ketua PAC PP Pakuhaji Ubun.

Camat Pakuhaji H. Asnawi mengatakan, dengan kehadiran forwat korwil pantura diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah setempat.

“Saya ucapkan selamat kepada rekan – rekan media yang tergabung dalam forwat, semoga kemitraan kita terus terjalin,” ujarnya.

Di tempat yang sama Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdurrohim mengapresiasi di kukuhkan nya forwat korwil pantura, Ia mengatakan forwat selama ini selalu bersinergi dengan pihak kepolisian dalam berbagai kegiatan.

“Saya kenal baik dengan rekan – rekan forwat, selama ini kita terus menjalin komunikasi dalam hal pemberitaan maupun lainnya, saya ucapkan selamat untuk forwat korwil pantura yang baru saja di kukuhkan,” tuturnya.

Ucapan yang sama juga dikatakan, Dua Anggota DPRD Kabupaten Tangerang yakni Jayusman dari Fraksi Partai Gerindra dan Sapri dari Fraksi PKS, dan Aktivis senior tangerang utara Budi Usman yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi dan mengucapkan Selamat atas terbentuknya Forwat Korwil Utara.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H. Kholid Ismail berharap, teman – teman jurnalis bisa mendidik, meningkatkan sumber daya masyarakat kabupaten tangerang melalui informasi yang bagus, sehingga masyarakat bangkit, menjadikan masyarakat pantura khususnya, memilki sumber daya yang bagus lagi.

“Kami mengucapkan selamat untuk deklarasi dan silaturrahmi, untuk korwil pantura. Saya berharap kita bersinergi dengan pemerintah kabupaten tangerang, dengan kepala – kepala wilayah di pantura, kita sama – sama satukan presepsi dan misi, tujuan nya adalah pantura,” imbuh nya.

Koordinator wilayah Forwat Pantura Suryatno mengucapkan terimakasih, kepada semua pihak dan para undangan yang hadir serta seluruh pengurus forwat turut serta mensukseskan jalannya kegiatan.

Ia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi jembatan silaturaahmi bagi kawan-kawan media yang bertugas di wilayah pantura Kabupaten Tangerang.

“Dan juga harapan kami dengan diresmikannya Forwat Korwil pantura bisa menjalin sinergitas dengan semua pihak, terutama pada Pemerintah Daerah, Legislatif, TNI-Polri dan pihak-pihak lainnya,” pungkasnya.(angga)

Dinilai Arogan, Forwat Kecam Camat Sepatan Timur

FORWAT, KABUPATEN TANGERANG – Camat Sepatan Timur, Asep Nurjaman dianggap bertindak arogan kepada salah seorang wartawan.

Peristiwa itu terjadi saat Wartawan Mitrapol bernama Arsyad ingin melakukan peliputan terkait informasi adanya keberangkatan rombongan staff Kecamatan Sepatan Timur yang diduga terpapar Covid 19 untuk dilakukannya isolasi disalahsatu hotel, Kamis (12/11/2020).

Saat ingin menanyakan terkait hal tersebut, Arsyad terlebih dahulu bertemu dengan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) namun tiba tiba empat orang yang satu diantaranya adalah Camat, Asep Nurjaman menghampiri dirinya dan tanpa sebab langsung mengusir dari dalam Kantor Kecamatan.

“Saat saya menemui Sekcam dan menanyakan keberadaan Camat untuk konfirmasi, tiba-tiba ada empat orang salah satunya Camat menghampiri saya dan mengusir saya dari dalam kantor kecamatan. Setelah saya keluar dan ingin menyalakan motor, kembali saya dihampiri Camat dan meminta saya untuk menghapus foto yang baru saya ambil.” Papar Arsyad.

Akibat perlakuan arogan itu Arsyad sebagai jurnalis merasa tidak dihargai, bahkan kata dia, harusnya pejabat negara tidak boleh berlaku arogan dengan menghalang halangi tugas jurnalis karena itu bertentangan dengan undang undang pers.

“Ya, saya sempat diminta hapus foto. Padahal saya hanya menjalankan tugas kenapa Camat berlaku arogan,” katanya.

Terkait peristiwa tersebut, saat diklarifikasi awak media melalui telepon seluler, Camat Sepatan timur enggan menerima panggilan telepon.

Sementara Ketua Forum Wartawan Tangerang (FORWAT) Andi Lala mengecam keras perlakuan arogan dari oknum camat itu.

Menurut Andi, hal ini tidak perlu terjadi karena wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang Kebebasan Pers

Bahwa menghalangi kegiatan jurnalistik jelas diatur dalam Pasal 18 Ayat (1) yang menyebutkan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

“Harusnya penyelenggara negara dalam hal ini camat tidak boleh menghalangi tugas wartawan. Ini bisa kita lapotkan ke aparat penegak hukum dan yang bersangkutan harus meminta maaf. Jika tidak maka kami dari Forwat akan menggelar aksi sebagai bentuk protes,” paparnya.

Selain itu Andi menghimbau agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, semua pihak diminta bisa memahami tugas dan fungsi jurnalis. Terutama bagi para penyelenggara negara.(frwt/jusman)

Diguyur Hujan, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa Tergenang Banjir

FORWATNEWS, Kota Tangerang- Hujan deras yang menguyur Kota Tangerang membuat sejumlah wilayah tergenang banjir. Seperti yang terlihat di jalan Gempol Raya dan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang,Kota Tangerang, Senin (21/9/2020) malam. Ketinggian air hingga mencapai 50 sentimeter. Tampak sejumlah kendaraan roda dua yang melintasi jalan itu mengalami mogok.

Menurut keterangan warga sekitar, Reski hujan deras yang menguyur sejak Pukul 18.30 WIB membuat genangan air naik hingga menutupi jalan. Meski begitu masih banyak yang pengendara roda dua dan roda empat yang nekat menerobos banjir. Alhasil beberapa kendaraan roda dua mengalami mogok.
“Hujannya dari habis magrib.Disini kalau hujan deras pasti banjir,” katanya.

Selain diakibatkan hujan deras, genangan air di jalan itu juga diduga akibat saluran air (drainase) yang buruk hingga menyebabkan akses kendaraan terhambat.(frwt)

Bandel. PSBB, Tempat Hiburan dan Panti Pijat di Gading Serpong Tetap Buka

Tampak salah satu ruangan hiburan malam karaoke triple eight di Kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang tetap beroperasi, Rabu (12/8/2019) malam.

FORWAT, Kabupaten Tangerang – Bandel. Meski di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa tempat hiburan malam dan panti pijat (Massage Spa) di kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang masih nekat beroperasi.

Berdasarkan pantauan wartawan, Rabu, (13/8/3020) tempat hiburan malam yang masih beroperasi di masa Pandemi Covid-19 diantaranya, New Sky Lounge,Triple Eight, Clique Kitchen and Bar,
The Barhouse Project, Holywings,
dan Spa Elcasa juga beberapa tempat lainnya.

Untuk mengelabui petugas, para penggelola tempat hiburan dan panti pijat di kawasan itu membuka jalur khusus (kucing kucingan.red), bahkan jika dilihat sepintas seperti ditutup.

Saat di konfirmasi Kepala Satpol PP, Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi Santosa mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada penggelola tempat hiburan dan panti pijat yang melanggar PSBB di kawasan itu. Namun demikin, pihaknya akan melakukan kroscek terlebih dahulu.

Saat ditanya sanksi apa yang akan diberikan, mantan Kepala Dinas Perhubungan itu mengancam akan memberikan sanksi mulai dari penyegelan hingga pencabutan izin operasional.

Aturan tersebut tertuang dalam surat edaran Bupati Tangerang, bernomor 301/293-SPPP/2020 itu dan maklumat Kapolri agar aktivitas usaha seperti tempat hiburan (klub malam, diskotik, karaoke, bar), griya pijat, spa, bioskop, billyard, arena ketangkasan/warnet, dan tempat wisata di wilayah Kabupaten Tangerang untuk menutup sementara aktivitas operasionalnya.

“Kalau terbukti melanggar PSBB. Kita akan berikan sanksi tegas. Kita akan segel dan kalau masih membandel kita cabut izinnya,” jelas Bambang.

Diketahui sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Perpanjangan Tahap ke-8 PSBB di Wilayah Tangerang Raya. Wilayah ini mencakup Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

PSBB Tangerang Raya sudah mengalami tujuh kali perpanjangan, kali ini dimulai tanggal 9 hingga 23 Agustus. Sampai saat ini, bisa dikatakan kesadaran masyarakat belum menyeluruh.(lla)