Dugaan Tindak Pidana Perbankan, Oknum Costumer Servise BUMN Terancam Ditindak

PGS Pemimpin Cabang Kanca BRI Tangerang, Benny Susanto (tengah) didampingi Asisten Manager Kanca BRI Tangerang, Purnomo (sisi kanan), dan Kepala Unit BRI Cipondoh, Royan saat memberikan klarifikasi kepada nasabah BRI yang merupakan korban penggelapan uang yang dilakukan oleh Customer Servis, Eka Widyastuti, Selasa (30/8/2021). Foto:angga.

FORWAT, KOTA TANGERANG — Kasus dugaan pencurian uang milik nasabah yang dilakukan oleh salah satu oknum customer servis BRI Unit Cipondoh, (A), telah ditangani kantor BRI Cabang Tangerang. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses pengembangan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim internal BRI Cabang Tangerang.

Sebelumnya, nasabah atas nama Eka Widyastuti telah melaporkan kehilangan sejumlah dana secara mendadak di rekening miliknya kepada pihak Bank terkait. Eka, telah melaporkan hal tersebut dan pihak Bank telah menyelesaikan kejadian yang dialami oleh Eka dengan memproses oknum pegawainya secara internal.

Pgs. Pemimpin Cabang Kanca BRI Tangerang, Benny Susanto, saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2021) mengatakan bahwa dirinya telah mendapatkan laporan terkait kasus tersebut dan menyayangkan adanya peristiwa itu. Sehingga, atas nama BRI Cabang Tangerang dirinya mengucapkan permohonan maaf kepada nasabah yang bersangkutan dalam hal ini Eka Widyastuti.

“Sebelumnya saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu Eka. Untuk diketahui, BRI selalu mengutamakan integritas untuk menjaga kepercayaan nasabah. Saya sangat menyayangkan adanya peristiwa ini, pasalnya apa yang BRI galakan, dan apa yang dicanangkan terkait benturan kepentingan (conflict of interest) namun masih ada oknum kami (pegawai BRI) yang seperti ini,” ujarnya.

Benny menegaskan, setelah mendapat laporan dari Kepala BRI Unit Cipondoh, BRI Cabang Tangerang bergegas menindaklanjuti permasalah itu. Kata pria asal Jawa Tengah ini, oknum tersebut telah di pindah tugaskan ke kantor cabang.

“BRI adalah salah satu bank komersial terbesar di Indonesia yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah. Sehingga, kantor BRI Cabang Tangerang tidak main-main untuk menindak oknum pegawai yang melawan hukum. Saat ini yang bersangkutan telah di non job kan,” tegasnya.

“Saat ini kita lakukan pengembangan terhadap kasus ini dengan cara mengecek keseluruhan transaksi yang dilakukan oleh oknum tersebut. Hal ini dilakukan guna mencari tau apakah ada nasabah lain yang menjadi korban,” terangnya.

Dijelaskan Benny, proses pemeriksaan yang dilakukan tim internal BRI Kanca Tangerang kurang lebih memakan waktu satu sampai dua minggu. Setelah selesai dan bukt-bukti sudah lengkap maka oknum tersebut akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Ketika proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tim internal cabang selesai dan bukti-bukti sudah akurat, maka akan kami tindak tegas oknum tersebut sesuai aturan yang berlaku di BRI, bisa jadi PHK.(ngga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.