Dedy Fitriadi Sambangi Warga Berkebutuhan Khusus yang Tidak Mendapat Bansos

Anggota DPRD Kota Tangerang, Fraksi Demokrat, Dedy Fitriadi, mendatangi rumah warga berkebutuhan khusus di wilayah RT 04, RW 04, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Selasa (3/8/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG — Adanya laporan dari masyarakat yang diduga tidak mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah, Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi Partai Demokrat, Dedy Fitriadi kunjungi rumah warga yang berkebutuhan khusus di RR 04, RW 04, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang.

Dalam kunjungannya, Anggota DPRD Komisi 2, Dedy Fitriadi terjun langsung memantau warga yang diduga kartu ATM bantuan sosial PKH-BPNT nya dipegang oleh pihak lain.

“Kunjungan saya hari ini, alasan saya satu, ada laporan dari masyarakat yang tinggal di RT 04, RW 04, Kelurahan Buaran Indah, terkait ada hal yang kurang didengar. Jadi ada masyarakat yang menerima bansos, sekali dia dapet setelah lima bulan tidak dapat, dan ada juga warga yang diminta uang sebesar 50 ribu, jadi banyak versinya,” jelas politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Dedy menambahkan, dirinya akan mengkroscek terkait data warga buaran indah yang mengaku belum mendapatkan bansos itu. Dedy meminta RT untuk melakukan print out buku tabungan yang dipegang oleh penerima manfaat.

“Tabungan dipegang oleh penerima, namun ATM dipegang oleh pendamping. Saya anjurkan ke Pak RT agar buku tabungan tersebut di print out. Jangan sampe si penerima bansos ini dilupakan, kalo bukan kita-kita yang menjaga siapa lagi. Dan ini jelas bansos ini untuk orang-orang yang sangat memerlukan sekali,” ujarnya.

Dedy menambahkan, kedepan dirinya meminta kepada pendamping harus dibuat suatu ketentuan yang berlaku. Agar masyarakat dapat lebih baik lagi kedepannya.

Sementara itu, pihak keluarga yang enggan disebutkan namanya saat mendampingi Ikawati selaku warga berkebutuhan khusus yang tinggal di RT04, RW04, Buaran Indah mengatakan, bahwa pihaknya hanya mendapat sekali bansos PKH-BPNT.

“dapet full 500 cuma sekali,” kata pihak keluarga Ikawati dirumahnya.

Lebih lanjut, dirinya pun mengatakan bahwa kartu ATM penerima manfaat PKH-BPNT dipegang oleh pihak PSM.

“Dapetnya itu tahun kemaren. ATM ada di ketua PSM, Kalo awal-awal sih dikasih, setelah udah dapet dikasih lagi, tapi semenjak gak dapet itu dipegang sama pihak itunya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihak keluarga Ikawati berharap, agar bantuan tersebut yang memang diperuntukan bagi keluarganya tersebut dapat direalisasikan kembali.

“Kalo masih ada rezekinya dari situ mah ya, diterima lagi,” harapnya.(ngga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.