Zulfikar Hamonangan Salurkan Bantuan Mobil Ambulance Untuk Warga Kedaung Baru

Penyerahan Mobil Ambulance dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Keoala Yayasan Anak Yatim Piatu Anak Kita di Masjid Jami Nurul Ikhlas, Kamis (8/7/2021). Foto:ngga.

FORWAT, KOTA TANGERANG — Anggota DPR RI Komisi VII, Zulfikar Hamonangan salurkan mobil ambulance untuk warga Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, di halaman masjid Jami Nurul Ikhlas, Kamis (8/7/2021) sore. Penyerahan dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Yayasan Yatim dan Piatu Anak Kita.

Dalam penyerahan satu unit ambulance dihadiri Sekcam Neglasari, Acep, Lurah Kedaung Baru, Lurah Kedaung Wetan, Ketua RW, dan Ketua RT.

Mobil ambulance yang diketahui jenis Wuling tersebut telah dilengkapi peralatan medis, seperti adanya dua tabung oksigen dan lainnya. Selain itu, mobil ambulance tersebut juga dilengkapi dengan keranda jenazah lengkap dengan aksesorisnya.

Anggota DPRD RI Komisi VII, Zulfikar Hamonangan dalam sambutannya mengatakan bahwa, bantuan satu unit mobil ambulance berwarna putih itu merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina. Bantuan CSR perusahaan milik negara tersebut dapat dirasakan warga Kedaung Baru atas dorongan DPR RI fraksi Demokrat.

“Bantuan ambulance ini merupakan bantuan dari PGN dan Pertamina yang kita minta sebagai CSR mereka. Ini semua atas dorongan Fraksi Demokrat dan anggota DPR RI,” ujarnya.Dijelaskan Zulfikar, dalam mendapatkan CSR perusahaan milik negara ini tidaklah mudah untuk mendapatkannya, namun perlu diperjuangkan dan dorongan.

“Alhamdulilah saya anggota DPR RI dan Kota Tangerang bagian dari dapil saya dapat memperjuangkan bantuan itu. Saya harap mobil ambulance ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan dapat menolong warga tanpa harus ada pungutan biaya,” harapnya.

Lanjut Zulfikar, banyak keluhan masyarakat yang diterimanya. Mulai dari fasilitas kesehatan, sarana kesehatan dan tenaga kerja di Kota Tangerang.

“Warga Kedaung Baru susah untuk mendapatkan pelayanan ambulan gratis di masa pandemi covid 19. Sehingga, banyak masyarakat disini yang membawa orang sakit dan meninggal dunia menggunakan mobil pick up,” katanya.

Masih Zulfikar, Pemimpin Daerah semestinya menepati janji janji politiknya, agar masyarakat tidak terbebani, apalagi saat pandemi covid 19.

“Udah ekonomi sulit, lapangan pekerjaan sempit, ditambah dibebani biaya ambulance yang harus bayar, pelayanan rumah sakit yang tidak sigap, dan tidak adanya tanggap darurat di setiap Kecamatan di masa pandemi covid 19,” ungkapnya.Anggota yang memiliki panggilan Bang Zul menambahkan, keadaan PPKM darurat saat ini banyak masyarakat yang terpapar covid 19, seharusnya kata dia, pihak Kecamatan mendirikan posko pelayanan kesehatan.

“Minimal di setiap Kecamatan disediakan ambulance gratis, bahkan kalau bisa sampai tingkat kelurahan. Banyak keluhan masyarakat tentang pelayanan kesehatan di Kota Tangerang. Bahkan masyarakat mengaku resah dengan situasi pemerintahan saat ini,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Yatim Piatu Anak Kami, Kosasih mengaku bahwa selama ini warga Kedaung baru memanfaatkan mobil pick up untuk mengangkut warga yang sakit. Ironisnya kata dia, untuk mengaantarkan jenazah ke liang kubur juga menggunakan mobil pick up.

“Memang benar Kota Tangerang memiliki layanan ambulance gratis, tapi saat kita membutuhkan mobil operasional milik Pemkot Tangerang itu tidak langsung datang, dan warga banyak yang tidak mengetahui cara memanfaatkan aplikasi layanan ambulance tersebut,” ungkapnya.

Lanjut Kosasih, dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota DPR RI Komisi VII, Zulfikar Hamonangan yang telah memberikan ambulance gratis.

“Terimakasih pak Zulfikar yang sudah memberikan ambulan untuk warga Kedaung Baru,” pungkasnya.(ngga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.