Banjir di Batusari Belum Surut, Tindakan BPBD Kota Tangerang Nihil

Banjir yang merendam wilayah RW 03, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, belum surut, Jumat (19/2/2021).

FORWAT, KOTA TANGERANG – Sudah 4 hari , banjir yang terjadi di wilayah RW 03, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang tak kunjung surut. Sampai saat ini, belum ada bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

Ketinggian air dilokasi tersebut setinggi 30 sampai 60 cm, sehingga air masuk ke rumah warga.

“Ini musibah banjir bukan genangan, seperti yang telah kami rasakan langsung bahwa Air yang merendam wilayah RW 03, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang belum juga surut, padahal yang kami tahu bahwa yang namanya genangan itu dalam waktu 1×24 jam itu bisa surut,” ujar tokoh pemuda Batusari, Sanrodi Kucay saat dikonfirmasi, Jumat (19/2/2021).

Lanjut Kucay, masyarakat merasa tersinggung atas ucapan salah satu pejabat pada BPBD Kota Tangerang yang mengklaim bahwa di Kota Tangerang tidak ditemukan adanya banjir. Bahkan kata Kucay, pehabat tersebut hanya menganggap itu hanya genangan.

“Kami tidak butuh stetement anda, tetapi kami butuh bukti kerja nyata para petugas BPBD Kota Tangerang, karena sampai saat ini kami tidak merasakan kehadiran BPBD Kota Tangerang membantu kesusahan kami yang terdampak banjor setinggi 30-60 cm yang 4 hari ini belum surut juga,” imbuhnya.

Menurut Kucay, BPBD merupakan intansi kelembagaan yang memiliki sub koordinasi yang cukup luas, ketika untuk melakukan penanggulangan bencana di wilayah.

“Seharusnya mereka hadir di tengah masyarakat atau paling tidak mereka melakukan koordinasi dengan pihak lain untuk dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terendam genangan yang sampai saat ini belum juga surut,” terangnya.

Lebih lanjut Kucay menjelaskan, sampai saat ini wilayah RW 03, Kelurahan Batusari seperti dibiarkan terkurung oleh genangan air.

“Alhamdulillah Karang Taruna, KNPI, LPM, Rumah Zakat, FPI dan beberapa warga yang peduli telah mengulurkan bantuannya langsung ke pos Dapur Umum di Wilayah RT 02 dan RT 05 yang dibuat sendiri oleh Ketua RT masing-masing,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada hari selasa lalu, Dinas PUPR Kota Tangerang langsung memberikan bantuan Diesel penyedot air di wilayah RW 03. Namun upaya itu belum membuahkan hasio, lantaran pembuangan air pada lokasi akhir tidak mengalir dengan baik.

“Kami meminta bantuan agar pihak dinas terkait segera melakukan normalisasi kali kecil di depan pabrik konveksi, membongkar drainase di sepanjang jalan pembangunan 1 yang diduga terputus karena bangunan rumah makan dan lainnya, mengeruk kali di Kp. Dumpit (Airnav) yang menuju perumahan Angkasa Pura, mengganti gorong-gorong yang sudah ambrol di jalan Djuanda, membuat drainase di pinggiran perapatan Batusari-Batujaya,” tutup Kucay.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.