BPBD Sebut Tidak Ada Banjir di Kota Tangerang, Tokoh Pemuda Batusari Meradang

FORWAT, KOTA TANGERANG – Pernyataan tidak ada banjir di wilayah Kota Tangerang yang diutarakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Febi Darmawan menjadi sorotan masyarakat. Seperti Tokoh Pemuda Kelurahan Batusari, Sanrodi Kucay.

“Saya kesal setelah membaca stetment Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang di salah satu media. Dirinya mengatakan bahwa tidak ada banjir. Meski warga teriak air masuk ke dalam rumah, dianggapnya bukan sebagai banjir namun hanya genangan air lewat saja,” ujar Sanrodi Kucay.

Menurut Kucay, pejabat pada BPBD Kota Tangerang itu tidak semestinya melontarkan pernyataan itu. Kata Kucay, air hujan yang masuk ke dalam rumah warga dan hanya dianggap genangan membuat masyarakat tersinggung.

“Harusnya dia gak usah buat stetment seperti itu lah, bikin tersinggung masyarakat awam saja. Udah mendingan juga pak Kabid kerja nyata saja biar bagaimana caranya Kota Tangerang ini kaga banjir lagi. Jangan sampai nanti ada rumah warga Kota Tangerang yang tenggelam karena banjir lalu anda baru kerja nyata,” ungkapnya.

Kucay menjelaskan, hujan yang turun sejak 15 Februari 2021 hingga 16 Februari 2021 siang, telah mengakibatkan banjir di beberapa wilayah tak terkecuali di RW.03 Kelurahan Batusari Kecamatan Batuceper Kota Tangerang.

“eluruh RT di wilayah RW.03 tersebut telah terendam air setinggi paha orang dewasa atau sekitar 50-60 cm dan bahkan hampir semua rumah warga di RW.03 Kelurahan Batusari rata terendam banjir hingga masuk kedalam rumah-rumah,” terangnya.

Lanjut Kucay, rumah tinggal miliknya yang berlokasi di Jalan Darussalam Selatan 1 RT.02 RW.03 Kelurahan Batusari Kecamatan Batuceper Kota Tangerang, juga kebanjiran.

“Saya bersama Lurah Batusari ditemani Babinsa, Ketua RW.03, Perwakilan PMI Kota Tangerang, Perwakilan DPUPR Kota Tangerang, langsung melakukan monitor dan melihat langsung kondisi keseluruh wilayah di RW.03 yang terendam banjir,” paparnya.

Sebelumnya, lanjut Kucay, banjir parah terjadi di wilayah RW 03, Kelurahan Batusari pada malam tahun baru 2020 lalu. Dinas terkait dalam hal ini DPUPR telah meninjau lokasi tersebut namun belum ada tindakan.

“Saat itu sampai sekarang sudah banyak pihak Dinas PUPR didampingi oleh Kecamatan dan Kelurahan melakukan survey, tapi sampai saat ini di awal tahun 2021 belum ada realisasi yang nampak untuk dilakukannya normalisasi kali kecil yang ada di samping pabrik konveksi atau mungkin ada solusi selain,” imbuhnya.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.