Anggota DPRD Kota Tangerang Angkat Bicara Soal Kerumunan Masyarakat Buaran Indah dan Tanah Tinggi

 

Dedy Hasbulloh, Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

FORWAT, KOTA TANGERANG – anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyayangkan adanya kerumunan masa saat penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST). Seperti yang terjadi di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi dan Buaran Indah, Sabtu (9/1/2021) kemarin.

Untuk diketahui, penyaluran BST di Kelurahan Tanah Tinggi dilangsungkan di SDN Tanah Tinggi 1 dan 3. Sementara itu, di Kelurahan Buaran Indah penyaluran bantuan yang bersumber dari Kemensos itu dilangsungkan di SDN Tanah Tinggi 4 dan 7.

Dedy Hasbullah saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya sangat menyayangkan adanya kerumunan di masa pandemi covid 19, dimana saat ini Kecamatan Tangerang dalam status zona merah.

“Seharusnya teknis penyaluran bantuan ini melibatkan RT dan RW, merekalah yang mengetahui kondisi di wilayahnya masing-masing. Kemarin juga ada beberapa laporan dari RW bahwa mereka hanya dilibatkan untuk membagikan surat pemberitahuan kepada penerima BST,” ujarnya.

Dedy menambahkan, fenomena kerumunan masa saat penyaluran BST ini menurutnya diduga juga kurangnya komunikasi dengan pihak sekolah.

“Kita bisa lihat dalam penyaluran bantuan ini hanya menggunakan beberapa ruang kelas di setiap sekolah. Padahal, di sekolah tersebut masih banyak ruang kelas yang kosong, atau bisa juga mendirikan tenda di halaman sekolah menggunakan tenda yang dimiliki oleh kecamatan dan para RW,” imbuhya.

Lanjut Dedy, terkait penerima BST yang diminta buka masker oleh pihak kantor pos saat penyerahan uang dirinya belum mengetahui jelas apa maksud dan tujuannya.

“Kalau untuk laporan ke Kemensos kan dalam surat pemberitahuan sudah ada barcode. Selain itu, warga juga sudah membawa KTP dan KK asli,” tanyanya.

Dedy berharap, dalam penyaluran BST tahap kedua kantor pos tidak lagu menerapkan teknis serupa yang mengundang masyarakat sehingga terjadi kerumunan.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.