PT Victory Ching Luh Indonesia Lakukan PHK Sepihak, Serikat Buruh Ancam Demo

Aktivis Buruh, Anggie korban PHK Sepihak PT Victory Cing Luh Indonesia.

FORWAT, KABUPATEN TANGERANG – Pemutusan Hak Kerja (PHK) yang dilakukan oleh Pabrik sepatu ternama di Tangerang, PT. Victory Cing Luh kepada salah satu karyawan, Anggie Ero Ratalia Putri dikecam oleh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan serikat buruh lainnya.

Menanggapi kebijakan yang dinilai tidak adil, buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang Bergerak (Kabut Bergerak), Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) dan GEBRAK akan melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas kepada Anggie di PT. victory Cing Luh Indonesia pada 22 Desember 2020.

Sunarno, Sekjen KASBI saat dikonfirmasi, Minggu (20/12/2020) mengatakan bahwa PHK sepihak dilakukan PT Victory Cing Luh Indonesia terhadap Anggie pada 14 Desember 2020. Menurutnya, Anggie di PHK karena Perusahaan PT. Victory Cing Luh merasa terganggu dengan Anggie di Perusahaan tersebut.

“Anggie merupakan buruh perempuan yang aktif mengadvokasi hak cuti, hak melahirkan, hak ruang laktasi juga hak normatif lainnya bagi para pekerja perempuan. Namun keaktifan tersebut membuat perusahaan bertindak sewenang-wenang yang pada akhirnya Anggie justru di PHK,” jelas Sunarno.

Sunarno mengaku mengecam keras management Pt Victory Cing Luh Indonesia atas tindakan pembungkaman aktivis buruh perempuan. Dirinya meminta agar perusahaan yang ada di wilayah Kabupatwn Tangerang ini kembali mempekerjakan Anggie.

“Saya menuntut pihak managemen segera kembali mempekerjakan Anggie. Selain itu, saya minta perusahaan tersebut segera menjalankan hak-hak buruh perempuan dan hak-hak normatif lainya, serta berikan hak berserikat kepada kawan-kawan buruh,” tegasnya.

Lanjut Sunarno, dirinya juga meminta pemilik Brand Nike untuk memastikan kepada perusahaan-perusahaan yang mengerjakan order Nike agar tidak melanggar hak-hak normatif buruh, termasuk kebebasan berserikat.(Konang/Angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.