Demi Bantuan UMKM, Ibu-Ibu Rela Lompat Pagar Gedung Cisadane

Kerumunan Masyarakat Kota Tangerang di Gedung Cisadane Untuk Mendaftarkan Diri ke Dinas Disperindag Dalam Program Bantuan Modal Usaha 2,4 Juta.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Sebuah Vidio menunjukan beberapa ibu ibu melompati pagar gedung cisadane viral dimedia sosial senin (19/10/2020) kemarin.

Dalam vidio tersebut para kaum ibu tersebut nekat melompati pagar lantaran tidak sabar mengikuti antrian untuk menyerahkan berkas agar mendapatkan stimulus bagi pelaku UMKM seniai Rp. 2,4juta rupiah.

Susi salahseorang perempuan yang terekam dalam vidio tersebut mengakui kebenaran vidio tersebut.

Menurut Susi yang mengaku warga Kelurahan Jurumudi kecamatan benda tersebut nekat melompati pagar kurang lebih satu setengah meter tersebut lantaran khawatir berkas yang dibawanya tersebut tidak lagi diterima oleh panitia.

“Kita dapat infonya hari ini terakhir, jadi kita dari pagi udah antri eh malahan ditutup gerbangnya ya mau ngga mau kita loncatin aja,”Jelas Susi yang mengaku sehari hari berprofesi sebagai penjual makanan dilingkungan rumahnya.

Ia mengaku aksi nekatnya tersebut juga didasari oleh kebutuhan yang saat ini semakin membengkak dan tidak sebanding dengan pemasukan yang diterimanya.

“‘Lumayan bang kalo ngga salah dua juta lebih, buat nambahin modal pan sekarang mah lagi ribed cari duit,”jelas Susi yang saat itu ditemani suaminya.

Ditemui terpisah, Kepala bidang UMKM Katrina Iswandari membantah informasi tidak benar yang beredar dikalangan masyarakat.

Menurut dia, proses pemberkasan dan verifikasi yang dilakukan oleh jajarannya tersebut dibuka hingga akhir november.

“Hari ini dibagi menjadi tiga kelompok dari kecamatan yang berbeda yakni Benda, Tangerang dan larangan,”jelas Katrina.

Katrina berharap masyarakat dapat lebih bijaksana dalam menerima informasi yang tidak benar tersebut sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.

“Untuk menghindari kejadian serupa untuk selanjutnya kami akan melakukan pendataan diwilayah dengan menggandeng kelurahan atau kecamatan,”jelas Katrina.

Selain itu, ia juga mengaku tengah mempersiapkan sebuag flatform informasi teknologi untuk mengantisipasi hal serupa.

“Masyarakat nanti mendaftar melalui aplikasi yang sedang disiapkan, mudah mudahan besok sudah siap,”jelasnya.

Insiden membludaknya masyarakat yang hendak mendapatkan bantuan tersebut menurut Katrina tidak seharusnya terjadi dan diluar prediksi, pasalnya proses pemberkasan dan verifikasi yang dilakukan tersebut tersebut sudah memasuki tahap kedua.

“Seharusnya tidak sebanyak ini, karna sebelumnya kita sudah melakukan pendataan dan penyaluran sebanyak 65 ribu pelaku UMKM lebih, artinya yang mendaftar hari ini seharusnya tinggal sisanya saja,”tuturnya.

Untuk diketahui, Ribuan Pelaku UMKM Serahkan Berkas untuk Terima Bantuan hal tersebut tak ayal membuat Kemacetan panjang terjadi di Jalan KS Tubun Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.Kemacetan yang terjadi sejak pukul 07.00 WIB disebabkan adanya penyerahan berkas bagi para pelaku UMKM Kota Tangerang yang berlokasi di Gedung Cisadane.

Penyerahan berkas pelaku UMKM tersebut diikuti hampir ribuan masyarakat yang terdiri dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Benda, Kecamatan Larangan, dan Kecamatan Tangerang.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.