Bentor DLH Kota Tangerang Telat Bayar Pajak

Masa Berlaku Plat Nomor Salah Satu Unit Bentor Milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Telah Habis Sejak Bulan 12 Tahun 2020. Foto:angga

FORWAT, KOTA TANGERANG – Bentor milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang telat bayar pajak. Kepala Dinas LH Kota Tangerang berdalih kehabisan anggaran pada Tahun 2019.

Pantauan forwatnews.com, plat nomor pada salah satu unit bentor yang terparkir di halaman kantor Kecamatan Tangerang diketahui berlaku sampai dengan bulan 12 Tahun 2019. Selain itu, pada bagian belakang juga tidak terlihat adanya plat nomor yang terpasang.

Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (9/9/2020) mengatakan bahwa menurut keterangan yang didapat dari pegawainya, keterlambatan pajak dikarenakan kekurangan anggaran pada Tahun 2019.

“Tahun 2019 anggaran kita hanya cukup untuk memperpanjang pajak mobil sampah dan mobil sapu. Karena kekurangan dana sehingga pada tahun 2019 pajak bentor tidak terbayar,” ujarnya.

Dedi menambahkan, meski demikian saat ini pajak bentor yang nunggak pada Tahun 2019 telah dibayarkan. “Jadi tahun ini kita bayar sekaligus dua tahun, yaitu Tahun 2019 dan Tahun 2020,” imbuhnya.

Meski telat pajak 1 Tahun, Dedi Suhada seperti tak memperdulikan soal itu. Menurutnya, meski telat pajak saat ini DLH Kota Tangerang telah melunasinya.

“Intinya tahun ini sudah kita bayar. Buktiya ada kok penyerahan plat nomor kepada sopir sopir bentor dan mobil sampah kemarin (8 September 2020),”katanya.

Plat Nomor Bagian Belakang Bentor Milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Tidak Terpasang.

Ketika ditanya soal bukti pembayaran pajak, Dedi menegaskan bahwa tunggakan pajak terjadi lantaran murni kekurangan anggaran, tidak ada unsur korupsi.

“Silahkan minta ke pak Marjaih bukti bayar pajaknya. Ini murni kekurangan anggaran, sepeserpun saya tidak pernah makan uang itu. Soal bukti bayar pajak menurut saya tidak perlu ditunjukan lantaran sudah ada inspektorat dan BPK yang memeriksa,” tegasnya.

Ditempat yang sama, bagian perencanaan pada DLH Kota Tangerang, Marjaih menjelaskan bahwa anggaran tahun 2019 hanya cukup untuk membayar pajak mobil sapu.

“Pajak mobil sapu itu mahal banget pak, jadi anggaran yang ada kita prioritaskan untuk bayar pajak mobil sapu dulu. Akhirnya tahun kemarin (2019) pajak bentor belum kebayar,” ujarnya.

Marjaih menambahkan, bentor yang dimiliki DLH Kota Tangerang sebanyak lebih kurang 132 unit telat pajak sejak Tahun 2019 saat ini telah dibayarkan. “Kebetulan lagi ada pemutihan pak, jadi tidak kena denda,” terangnya.

Lanjut Marjaih, pembayaran keterlambatan pajak dilakukan olehnya pada Agustus 2020. “Kita bayar pajak pada bulan Agustus, jadi bulan ini plat nomor juga baru turun dan sudah dibagikan ke sopir sopir bentor dan mobil sampah,” tutupnya.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.