Puskesmas Cipete Korban JORR, Warga Demo Pemkot Tangerang

Warga Cipete Demo di depan pintu masuk kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (23/7/2020).

FORWAT, KOTA TANGERANG – Warga Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menggelar aksi di pintu masuk kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (23/7/2020). Dalam kegiatan itu, warga menuntut Pemerintah Kota Tangerang untuk segera mengganti bangunan puskesmas Cipete yang terkena dampak pembangunan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Koordinator aksi, Saiful Basri saat ditemui disela-sela aksi mengatakan bahwa bangunan puskesmas cipete sudah kurang lebih 2 tahun tidak dapat digunakan. “Pemerintah Kota Tangerang tentunya telah mendapat ganti rugi dari proyek tersebut. Dalam hal ini untuk pembangunan kembali gedung puskesmas cipete,” ujarnya.

Menurut Saiful Basri, sampai dengan saat ini belum ada pembangunan gedung puskesmas cipete yang baru. Dengan begitu, pria yang sering disebut Marcel mendesak Pemkot Tangerang untuk segera membangun fasilitas kesehatan itu.

“Kami atas nama warga Cipete meminta kepada Pemkot Tangerang agar secepatnya mengganti layanan kesehatan puskesmas Cipete yang sebelumnya pernah ada,” tegas Marcel.

Lanjut Marcel, kurang lebih dua tahun Pemkot Tangerang menjanjikan soal pembangunan gedung puskesmas cipete yang baru. Namun, sampai saat ini belum terealisasi.

“Kami menilai bahwa Pemkot Tangerang tidak serius dalam menangani masalah kesehatan. Berbicara kesehatan ini adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat. Apabila dalam pelayanan kesehatan saja bobrok (buruk), pasti pelayanan yang lainnya akan bobrok (buruk) juga,” imbuhnya.

Koordinator aksi, Saiful Basri atau sering disebut Marcel.

Dijelaskan Marcel, dalam pembangunan JORR II tidak hanya warga Cipete yang dirugikan dari segi kesehatan, namun hal ini juga di rasakan oleh warga Benda yang saat ini juga belum memiliki puskesmas pengganti.

“Selain puskesmas Cipete, puskesmas di wilayah Benda juga terdampak atas pembangunan JORR. Saya mendapat informasi bahwa Puskesmas di wilayah Benda ngontrak atau sewa bangunan milik orang. Pemkot Tangerang tidak becus dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakatnya,” ucapnya.

Menurut Marcel, Pemkot Tangerang tidak serius dalam memberikan pelayanan kesehatan. Hal itu terlihat dengan ketidak siapan dalam mencari lahan pengganti puskesmas cipete.

“Dalam proyek itukan sudah ada Site Plane sebelumnya, perencanaan sudah jelas, pembangunannya kapan sudah jelas. Seharusya Pemkot Tangerang mempersiapkan terlebih dahulu lahan yang akan digunakan untuk pengganti gedung puskesmas cipete,” pungkasnya.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.