Unit Reskrim Polsek Tangerang Ringkus 3 Pelaku Spesialis Rumsong

3 Pelaku Pencurian dan Pemberatan, Spesialis Rumah Kosong (Rumsong) dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar Polsek Tangerang, Selasa (28/2/2020). Foto:angga.

FORWAT, KOTA TANGERANG – Satreskrim Polsek Tangerang meringkus 3 pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, spesialis rumah kosong (rumsong), Selasa (18/2/2020). Ketiga pelaku dilakukan tindakan tegas dan terukur karena sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

Kapolsek Tangerang, Kompol Rio M Ritonga saat menggelar konferensi pers di halaman mapolsek, Jumat (28/2/2020) mengatakan bahwa penangkapan pelaku atas nama Yahya (40), Asep Isnan (42), dan Saepul Anwar (32) diamankan petugas atas adanya laporan LP.B/39/I/2020/PMJ/RESTRO TNG KOTA/SEKTOR TNG, tanggal 29 Januari 2020. Ketiganya dilaporkan atas tindak pidana pencurian dan pemberatan (curat) di rumah kosong.

“Tempat Kejadian Perkara di Komplek Bumi Mas Raya, Blok A4/27, Rt 01/08, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang. Korban merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Kompol Rio.

Kapolsek menambahkan, ketiga pelaku diamankan dari lokasi yang berbeda. Pelaku Yahya diamankan di wilayah, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung, pelaku Asep diamankan di wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu Lampung, dan pelaku Saepul diamankan di wilayah Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Kapolsek Tangerang, Kompol Rio M Ritonga (tengah) didampingi Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rohim (kiri) saat menunjukan Barang Bukti (BB).

“Barang bukti yang berhasil kita amankan yaitu 1 unit Toyota Agya Nopol A 1655 PN, 1 unit laptop, 1 unit scanner, 1 unit TV 32 inchi, 8 buah handphone, dan 10 buah jam tangan beragam merek,” terangnya.

Dijelaskan Kapolsek, adapun modus operandi yang dilakukan oleh ketiga pelaku dalam menjalankan aksinya, yaitu dengan cara mengetok pintu rumah korban terlebih dahulu. Upaya tersebut guna memastikan bahwa rumah korban benar-benar dalam keadaan tidak berpenghuni.

“Ketika rumah benar-benar dalam keadaan tidak berpenghuni, para pelaku ini merusak kunci gembok pagar, kemudian masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu depan. Selanjutnya para pelaku mengambil barang-barang berharga yang berada di dalam rumah, kemudian pelaku melarikn diri,” jelasnya.

Ditegaskan Kapolsek, pelaku dijerat pasal 363 ayat (2) KUHP, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.