Proyek Alun Alun Kota Tangerang Disoal

FORWAT, Kota Tangerang РPembangunan Rehabilitasi Alun Alun Kota Tangerang (Lapangan  Ahmad Yani) disoal warga.

Pasalnya kegiatan penataan ruang terbuka hijau yang dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp.1,93
miliar dari APBD Kota Tangerang tahun 2018 itu dinilai tidak layak.

Aktivis Kota Tangerang, Saipul Basri mengatakan bahwa pembangunan rehabilitasi Alun Alun Kota Tangerang yang melibatkan pengawasan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang itu, kondisinya jauh dari kata layak.

Ini terlihat dari kondisi media luar ruang yang bertuliskan Alun Alun Kota Tangerang mulai rusak. Padahal proyek tersebut dikerjakan baru satu tahun lalu. Selain pekerjaan media luar ruang dan pagar, di tempat itu juga dibangun gapura pintu masuk (Gate).

“Secara kualitas pekerjaan ini sangat rendah dan tidak maksimal. Apalagi ini kan melibatkan pengawalan Kejari, harusnya tidak begini,” kata Marsel sapaan Saipul Basri, Rabu (21/8/2019).

Marsel menghimbau agar pembangunan yang melibatkan tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) itu harus berjalan lebih baik, bukan sebaliknya.

“Jangan sampai peristiwa seperti di Jogjakarta. Jaksa yang menjadi bagian TP4D tersangkut kasus hukum “OTT KPK”. Fungsinya penegak hukum sebagai pengamanan dan pembangunan daerah harus berjalan maksimal,” tegas Marsel.

Diketahui bahwa proyek rehabilitasi sarana publik tersebut didanai dari pos anggaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang tahun 2018.

Sementara terkait hal tersebut, dinas terkait belum bisa dikonfirmasi.(lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.