Anggaran “Culinary Night” Disbudpar Kota Tangerang Disorot

Band Padi Reborn tampil di acara Culinary Night, Sabtu (2/3/2019) yang di gelar Dibudpar Kota Tangerang di Pelataran Puspem Kota Tangerang. foto:ist

Band Padi Reborn tampil di acara Culinary Night, Sabtu (2/3/2019) yang di gelar Disbudpar Kota Tangerang di Pelataran Puspem Kota Tangerang. foto:ist

FORWAT, Kota Tangerang -Sejumlah kalangan menilai perhelatan event Culinary Night yang dilaksanakan Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang banyak menghamburkan anggaran.

Disatu sisi, kegiatan itu tidak banyak memberikan manfaat bagi potensi wisata di Kota Tangerang.

Menurut salah seorang penyelenggara acara Event Organizer (EO), Suseno, perhelatan acara Culinary Night HUT Kota Tangerang ke 26 itu bisa menghabiskan anggaran hingga ratusan juta. Bahkan ditaksir hingga mencapai Rp300 juta.

Dikatakan Seno bahwa, proses teknis perencanaan pagelaran itu biasanya memakan waktu sampai tiga bulan. Mulai dari konsep acara hingga pelaksanaan. Bahkan dia menduga kalau proses penentuan penyelenggara acara (EO) itu tidak melalui mekanisme yang benar.

“Untuk biaya produksi, mc dan artis saya kira itu bisa mencapai Rp300 juta. Kalau budgetnya cuma Rp150 juta, ya murah banget. EO dapet apa, ya rugi lah. Bisa jadi EO nya kenal orang dalem,” imbuhnya, Minggu (3/3/2019)

Penyelenggaran acara yang dibiayai oleh pemerintah itu, menurut Seno, mestinya bukan hanya sebagai hiburan saja, tapi juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkesinambungan. Misalnya acara ceremonial dijadikan sebagai pengembangan potensi wisata lokal. Seperti, seni musik, budaya, kuliner dan busana (fashion.red).

Pembinaan berkelanjutan dan memberi ruang bagi pelaku seni dan budaya lokal sangat memungkinkan untuk dijadikan brand image pariwisata di Kota Tangerang.

“Ya, harusnya kan event itu bisa bermanfaat dan sebagai pemberdayaan dan pembinaan pelaku lokal di Kota Tangerang, jadi anggarannya tidak mubajir, bukan sekedar ceremonial saja” katanya.

Sementara terkait hal itu, Kepala Disbudpar, Kota Tangerang, Rina Hernaningsih enggan berkomentar lebih jauh.
“Ya, sekitar Rp150juta. Itu kan penunjukan langsung,” katanya singkat saat dikonfirmasi via telepon seluler. (lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.