Walikota Tangerang Geram, Minta Inspektorat Periksa BPBD

Walikota saat Sidak di Kantor UPT  Damkar Ciledug, Rabu (2/1/2019)

Walikota saat Sidak di Kantor UPT Damkar Ciledug, Rabu (2/1/2019)

FORWAT, Kota Tangerang – Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta Inspektorat memeriksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang.

Walikota kesal lantaran hanya mendapati beberapa orang petugas BPBD yang berjaga sambil duduk santai saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug, Kecamatan Karang, Tengah, Rabu (2/1/2019). Selain menegor petugas, Arief juga kesal lantaran melihat bendera merah putih yang robek masih terpasang di tiang bendera.

“Mana lagi petugasnya, sini keluar baris. Kok absennya ada ada delapan tapu petugasnya cuma empat, pada kemana.? Kalau ga masuk ya tidak dibayar, tolong ini dicatat laporkan inspektorat agar diperiksa,” ketusnya Arief seraya memanggil bawahannya bernama Yoga.

Selain UPT Damkar, Walikota juga Sidak kebeberapa fasilitas olah raga, yaitu, GOR Pedurenan dan Stadion Mini, Kecamatan Karang Tengah.

Dalam kunjungan mendadak itu, Arief juga menegor petugas yang berada di lokasi tersebut. Arief menemukan kondisi GOR yang kotor dan tidak terawat.
“Nih, seperti ini. Disikat pakai air dan kemudian dilap. Ini mana lagi petugas THL yang bisa jaga. Ada dua atau tiga? Petugas kebersihannya mana,” tanya Arief kepada petugas GOR.

Kemarahan Arief tidak berhenti sampai disitu, ia juga mengkritik kebersihan Stadion Mini Rawa Kambing.

Arief juga menyampaikan, bahwa saat ini Pemkot Tangerang tengah berusaha untuk mengoptimalkan ruang publik yang ada untuk kepentingan masyarakat.

“Namun itu semua perlu dukungan masyarakat, jangan manfaatkan ruang publik untuk kepentingan pribadi, buat parkir kendaraan atau buat jualan, gunakanlah sesuai peruntukannya,” katanya.

Dirinya juga berharap agar masyarakat ikut merawat dan memanfaatkan fasilitas publik yang telah dibangun untuk hal positif.

“Sayang kalau Pemkot sudah bangun, sudah kita bagusin, kita rapihin, tapi kepedulian masyarakatnya kurang. Kita bangun fasilitas GOR atau Futsal dipakainya jarang,” tandasnya. (aputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.