Dinas Perkim Kota Tangerang Gencar Lakukan Pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Sekretaris Dinas (Sekdis) Perkim Kota Tangerang H. Maryono Hasan (tengah) saat memberikan pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kecamatan Pinang, Selasa (11/12/2018)

Sekretaris Dinas (Sekdis) Perkim Kota Tangerang H. Maryono Hasan (tengah) saat memberikan pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kecamatan Pinang, Selasa (11/12/2018)

FORWAT, Kota Tangerang – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang gencar melakukan pembinaan kepada masyarakat. Kegiatan yang secara bergulir di 13 Kecamatan itu bertujuan untuk mengajarkan masyarakat untuk membentuk kepribadian yang bersih dan sehat.

Sampai saat ini pembinaan telah diselenggarakan di Kecamatan Larangan dan di Kecamatan Pinang. Adapun target sararan dalam pembinaan yaitu para penerima manfaat bantuan bedah rumah dan jambanisasi.

Kasi Pembangunan, Perumahan, dan Pemukiman Sandi saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (12/12/2018) mengatakan bahwa pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Perkim Kota Tangerang mengajak masyarakat agar sadar tentang hidup bersih dan sehat. Untuk itu, merubah pola pikir masyarakat turut dilakukan oleh Dinas Perkim.

“Mindset (pola pikir.red) masyarakat masih ada yang Buang Air Besar (BAB) tidak pada tempatnya, seperti di kebun dan di balong. Cara ini kan tidak sehat walaupun dulu menjadi tradisi,” ujarnya.

Caption: Sekretaris Dinas (Sekdis) Perkim Kota Tangerang H. Maryono Hasan (tengah) saat memberikan pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kecamatan Pinang, Rabu (12/12/2018)

Sekretaris Dinas (Sekdis) Perkim Kota Tangerang H. Maryono Hasan (tengah) saat memberikan pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kecamatan Pinang, Rabu (12/12/2018)

Sandi menambahkan, Dinas Perkim Kota Tangerang akan mengubah tradisi tersebut. Nantinya, masyarakat diharap untuk BAB di WC.

“Kenapa kita harus melakukan BAB di WC ? Karena dilihat dari segi kesehatannya. Bahkan, untuk membersihkan WC masyarakat tidak perlu menggunakan sabun yang banyak,” imbuhnya.

Dijelaskan Sandi, apabila masyarakat membersihkan WC dengan menggunakan sabun, maka akan membunuh bakteri-bakteri pengurai. Sehingga, WC akan dengan cepat penuh.

“Masih sering kita temui masyarakat yang menggunakan sabun untuk membersihkan WC. Karena orang kita itu terbiasa membersihkannya dengan menggunakan sabun yang banyak. Mereka belum tau jika seperti itu merupakan hal yang salah,” terangnya.

Selain itu lanjut Sandi, Dinas Perkim juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan di sekitar lingkungan. Kata dia, untuk kebersihan lingkungan sudah terlihat beberapa masyarakat yang sadar akan hal itu.

“Arahan Walikota Tangerang sudah jelas. Ngebangun paling gampang, tapi mengubah perilaku itu yang susah, seperti membuang sampah sembarang. Merubah perilaku ini perlu dilakukan, agar ketika ada fasilitas yang dibangun Pemkot Tangerang, masyarakat dapat menjaga dan merawatnya,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published.