Stop Politisasi Gereja

IMG-20180918-WA0053

FORWAT, Kota Tangerang – Pilpres dan pileg memang masih beberapa bulan lagi namun gegap gempita serta semaraknya sudah bisa kita rasakan hari ini dengan bermunculannya spanduk,reklame serta baliho para politisi yang akan berkontestasi di 2019 nanti,

namun pesta rakyat yang seharusnya bisa dinikmati oleh setiap elemen masyarakat indonesia yang sudah sesuai usianya sedikit tercoreng dengan adanya dugaan politisi yang memanfaatkan rumah ibadah untuk bersosialisasi dan melakukan kampanye

Seharusnya Tujuan dari politik adalah untuk kemaslahatan serta kebaikan bersama bukan untuk kepentingan pribadi, apalagi sampai memanfaatkan rumah ibadah untuk pemenuhan hasrat keberkuasaan semata,

Dengan tujuan itu seharus nya sikap gereja tidak boleh masuk kedalam politik praktis dan tetap berdiri sebagai benteng iman, dan juga sebagai pembimbing rohani bagi siapa pun yang akan melakukan politik praktis.

Seharusnya gereja mengedepankan pelayanan, serta memberi kabar baik tentang kebenaran firman tuhan ucap darwin silaban selaku ketua SOLIDARITAS PEMUDA KRISTEN ( SPK) TANGERANG

Darwin menilai Jika hal ini terus dilakukan oleh otoritas gereja maka akan berdampak pada penurunan tingkat kepercayaan jemaat terhadap otoritas gereja itu sendiri,
Dengan pandangan ini para pemimpin gereja harus berani aktif melakukan kontrol sosial dan menanamkan nilai nilai kristiani, Ketika pemerintah korup, para pemimpin gereja harus berani mengoreksi, di sisi lain umat kristen yang bukan pemimpin gereja juga harus aktif berkarya di dalam politik maupun di berbagai bidang lainnya dalam rangka untuk menjadi garam dan terang bagi dunia tegasnya

Disisi lain sekjen SOLIDARITAS PEMUDA KRISTEN ( SPK ) ROBERT NAINGGOLAN mengatakan otoritas gereja juga tidak boleh buta politik namun harus tetap berada dikoridor yang benar dan tidak membuat pernyataan serta menggiring opini dukungan kepada mereka yang berkontestasi di pileg maupun pilpres mendatang ucapnya

Robert menambahkan Pemimpin gereja seharusnya bisa menahan diri serta memberikan pendidikan politik yang baik terhadap warga gereja agar tidak mudah teragitasi dengan janji janji politik yang menyesatkan tutupnya. (riss)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.