Berantas Penyakit Masyarakat, Satpol PP Kota Tangerang Gencar Gelar Razia

IMG-20180718-WA0061

FORWAT,Kota Tangerang – Guna mencegah dan meminimalisir keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK), Satuan Petugas Polisi Pamong Praja (Satpol PP)Kota Tangerang melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman (Tibumtram) gencar menggelar razia.
Bahkan, razia PSK telah menjadi agenda rutin dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran.
Target Operasi (TO) yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Tangerang H. Mumung Nurwana kali ini, yakni PSK yang kerap mangkal di SPBU Otista, Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci dan depan Pasar Induk, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Rabu (11/7/2018)

IMG-20180718-WA0057
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli saat ditemui usai kegiatan mengatakan untuk meminimalisir peredaran PSK di Kota Tangerang, dirinya kerap melakukan operasi penegakan Perda nomor 8 Tahun 2005. Bahkan, razia penyakit masyarakat tersebut telah menjadi agenda rutin.
“Dalam operasi kali ini, saya bersama tim berhasil mengamankan Sembilan orang PSK. Untuk di SPBU Gerendeng Otista kita dapatkan PSK Tiga orang, dan Enam PSK kita dapatkan di depan Pasar Induk Tanah Tinggi,” ujarnya.

IMG-20180718-WA0060I
Ghufron menambahkan, para PSK yang terjaring razia dilakukan pendataan dan langsung dikirim ke Pasar Rebo untuk dilakukan rehabilitasi. “PSK itu akan di rehabilitasi selama Enam bulan,” imbuh pria kelahiran Jawa Timur itu.
Dijelaskan Ghufron, penangkapan para PSK tersebut juga atas dasar laporan dari masyarakat Kota Tangerang. Dengan sigap kata Gufron, dirinya menerjunkan anggota untuk melakukan pengintaian.
“Selain operasi PSK menjadi agenda rutin kami, penangkapan PSK ini juga berdasarkan aduan masyarakat,” imbuhnya.
Ghufron juga meminta kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam penangganan penyakit masyarakat itu.

“Kami sangat membutuhkan kerjasama dari masyarakat. Apabila melihat atau mengetahui adanya tindakan melanggar hukum, silahkan memberikan informasi ke kami,” tutupnya.(adv)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.