Cegah Terjadinya Pelanggaran Persaingan Usaha, KPPU Gelar Sosialisasi

IMG-20180402-WA0043

FORWAT, Kota Tangerang Selatan – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar kegiatan Sosialisasi Hukum Persaingan Usaha, Minggu (1/04/18) bertempat di Ball Room Hotel Mercure Alam Sutra, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan diskusi tersebut melibatkan puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik.

Salahsatu tujuan kegiatan itu adalah untuk melakukan pencegahan terhadap terjadinya suatu pelanggaran di bidang persaingan usaha.

Direktur Persidangan KPPU,
Gopprera Panggabean mengatakan bahwa peningkatan pangsa pasar didunia usaha sangat ketak persaingannya.

Ada perusahaan bisa bersaing dan ada juga yang tida. Oleh karena itu pihaknya menganalisa isu yang beredar. Ia mencontohkan perusahaan jasa angkutan online sperti Grab, kini omsetnya bisa bisa mencapai Rp. 2,5 milyar bahkan sampai Rp.5 triliun.
“Apabila tresolnya terpenuhi harus melapor ke KPPU dan kami sendiri sudah menyurati tinggal menunggu laporan, ya, selambat-lambatnya sampai tiga puluh hari kedepan,”katanya kepada awak media.

Dijelaskan Gopprera, untuk proses penilaian pertama analisanya adalah apakah tresolnya wajib melapor ke KPPU atau tidak.

“Ya, contoh dengan Uber yang terakuisisi ini pasti akan dilakukan penilaian,” terangnya.

” Ada perusahaan berbagai alasan contohnya, perusahaan yang tidak terlalu besar saat di putus dengan pengadilan sudah tidak ada lagi di tempat. Perorangan yang sudah meninggal dan ada juga persekongkolan persoalan tender,” jelasnya lagi. (wahyu)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.