TPA Rawa Kucing Disulap Jadi Taman dan Bukit Hijau, Didatangi Ribuan Pengunjung

Kepala Tata Usaha TPA Rawa Kucing, Masan (batik) bersama wartawan forwat berbincang dengan pelajar yang berkunjung ketempat itu, Kamis (29/3/2018): foto:Andi Lala

Kepala Tata Usaha TPA Rawa Kucing, Masan (batik) bersama wartawan forwat berbincang dengan pelajar yang berkunjung ketempat itu, Kamis (29/3/2018): foto:Andi Lala

FORWAT, Kota Tangerang -Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) identik dengan bau dan kotor. Tapi tidak bagi TPA Rawa Kucing, yang berada di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Lahan seluas 34 hektar, kini disulap menjadi ruang terbuka hijau (taman) dengan ditumbuhi ribuan pohon yang rindang dan hijau.

Kepala Tata Usaha TPA Rawa Kucing, Masan menuturkan awal mula ide penghijauan dikawasan itu dimulai sejak tahun 2007 lalu. Kini kawasan yang dulunya kumuh, kotor dan bau, tampak hijau dan tertata rapih. Bahkan setiap harinya ratusan orang dari luar Kota Tangerang berkunjung ke kawasan itu.

Mereka yang kebanyakan pelajar dan mahasiswa sengaja datang untuk sekedar menikmati suasana taman yang ditumbuhi berbagai macam jenis pohon.

Tak hanya itu, di kawasan TPA Rawa Kucing juga telah dibangun bukit yang diberinama “Bukit Ambegkan”. Bukit setinggi 50 meter itu berdiri diatas tumpukan sampah dan dibuat taman.

Jika mendaki bukit tersebut, terang Masan, pengunjung bisa beristirahat di saung yang berada diatas bukit itu.

“Kita rancang ini sejak tahun 2007. Ada sekitar empat hektar lahan yang kami tanami pohon. Kalau hari libur pengunjung bisa ribuan yang datang kesini,” kata pria kelahiran Kota Tangerang, Kamis (29/3/2018).

Menurut Masan, jika sesuatu dikerjakan dengan niat baik, maka hasilnya pun akan baik. Demikian halnya dalam membangun TPA Rawa Kucing.

Kedepan, Masan bersama rekan rekannya berencana akan membuat sarana bermain dan olahraga dikawasan TPA Rawa Kucing, seperti membuat jalan untuk bersepeda dan arena bermain flying fox.

“Kami juga menyediakan sound system untuk karaoke. Kami kumpulkan dari barang yang sudah tidak terpakai.Ya, pengunjung boleh mengunakan fasilitas itu. Bebas,” ujar Masan.

Salah seorang pengunjung, Adam (17) mengaku sengaja datang ke TPA Rawa Kucing bersama teman temannya untuk sekedar menikmati suasana pemandangan di TPA Rawa Kucing. Menurut dia, sangat jarang sekali tempat pembuangan sampah bisa dijadikan taman dan ruang terbuka hijau.

Selain menjadi tempat bermain, menurut Adam, TPA Rawa Kucing juga bisa dijadikan sarana belajar (edukasi).
Pengunjung yang datang ke TPA Rawa Kucing bisa mengetahui ratusan jenis tanaman yang ditanam di lokasi itu.

Untuk itu, Adam yang masih belajar di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang berharap agar penggelola bisa menyediakan jasa pemandu (tour guide.red).

“Lahan disini walaupun banyak sampah masih bisa dimanfaatkan. Sekarang lingkungannya jadi hijau karena sudah banyak pohon yang di tanam. Jarang ada lokasi yang seperti ini. Saya tau lokasi ini dari medsos dan teman,” papar Adam.

“Kalau ada tour guide nya, kita kan jadi tahu jenis tanaman disini. Ya, lebih bagus lagi jadi tempat belajar,” katanya menambahkan. (whyu/lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.