Walah, Event Jalan Sehat Malah Sisakan Sampah di Lapangan Ahmad Yani

Tampak sampah berserakan di Lapangan Ahmad Yani usai ditinggalkan peserta event Jalan Sehat, Minggu (25/3/2018) pagi.

Tampak sampah berserakan di Lapangan Ahmad Yani usai ditinggalkan peserta event Jalan Sehat, Minggu (25/3/2018) pagi.

FORWAT, Kota Tangerang -Event Jalan Sehat yang digelar salahsatu produsen kopi ternama (luwak white cooffe.red) menyisakan tumpukan sampah di kawasan Lapangan Ahmad Yani, Minggu (5/3/2018) pagi.

Abdul, salah seorang warga yang biasa berkunjung untuk berolahraga mengeluhkan kondisi di lapangan itu, pasalnya selain terlihat kotor, pihak penyelenggara juga terlihat acuh dengan kondisi tersebut.

“Kok sampah di Lapangan Ahmad Yani dibiarkan berserakan. Kemana panitianya ini,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Forum Kota Hijau Kota Tangerang, Oktian Jaya Wiguna, mengaku kecewa dengan penyelenggara acara. Apalagi event yang diikuti ribuan peserta itu tidak mengabaikan kebersihan lingkungan sekitar.

“Padahal melalui kegiatan tersebut ada kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat karena pada momen tersebut dihadiri ribuan warga,”kata Oktian saat dihubungi wartawan.

Menurutnya, edukasi yang dimaksud adalah bagaimana mereka menjaga kebersihan dan ketertiban.

“Saya kecewa, marah dan sedih karena kita sekarang ini dalam tahapan Adipura, tapi ketika Adipura berjalan ada sisi lain yang justru memperburuk citra kota tangerang itu sendiri,”jelasnya.

Ia juga menyayangkan pihak panitia yang kurang memberikan perhatian atas kondisi tersebut, terlebih budaya bersih dan sehat saat ini tengah digaungkan oleh Pemkot Tangerang.

“Harusnya penyelenggara dapat mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah, jangan seenaknya aja menggelar acara tapi lupa akan kebersihannya,”jelasnya.

Ia berharap, pemerintah harus lebih tegas dalam memberikan ijin atas acara – acara serupa yang berpotensi membuat Kota Tangerang menjadi kotor.

“Bentuk – bentuk kegiatan yang sifatnya mengerahkan masa seharusnya juga dibarengi dengan melakukan edukasi, lakukan penekanan kepada panitia kalau mereka harus bersih karna ente dateng bersih, pulangnya juga harus bersih dong,”kata Oktian.

Oktian menilai percuma jika penyelenggara hanya mengandalkan pemerintah dalam menjaga kebersihan dalam setiap kegiatan.

“Kalau cuma ngandelin pasukan orange aja, percuma kalau begitu caranya mau sampai kapan kalau begitu,”tandasnya.

Ia menambahkan kendati tidak sepenuhnya tertangani sampah event, akan tapi minimal ada usaha yang dilakukan oleh penyelenggara.

“Bukan soal siapa dan apa eventnya , tapi lebih bagai mana mengedepankan edukasi dan menjaga kebersihan Kota Tangerang,”tutup Oktian.

Sayangnya hingga berita ini dilansir, pihak penyelenggara tidak dapat ditemui, saat wartawan mencoba mendekati tenda panita sudah terlihat kosong.(cheng/lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.