Gara Gara JORR, Warga Gugat PT. Wika

IMG-20180301-WA0049

FORWAT, Kota Tangerang – Warga Kelurahan Jurumudi dan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menggugat PT Wijaya Karya (Wika) ke Pengadilan Negeri ( PN ) Tangerang. Gugatan dilayangkan karena belum adanya titik terang soal kesepakatan harga pembebasan lahan JORR Kunciran – Bandara Soekarno Hatta.

Berdasarkan data yang diperoleh forwatnews sedikitnya ada 1.565 bidang tanah yang berada di 10 Kelurahan, dua diantaranya Kelurahan Jurumudi dan Benda. Selebihnya ada di Kecamatan Batuceper, Kecamatan Tangerang, Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Pinang.

Kuasa Hukum warga, Ehwi mengatakan, bahwa gugatan itu dilakukan karena warga merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan soal pembebasan lahan untuk pembangunan JORR.

“Warga tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan apapun terkait Tol JORR, warga hanya meminta diajak untuk duduk bareng oleh pihak kontraktor, agar bisa menemukan titik terang soal harga lahannya,” terang Ehwi, Selasa (27/2/2018).

Masalah pembebasan lahan itu, terang Ewhi tidak akan berakhir dijalur hukum kalau saja tim appraisal lahan JORR membayar sesuai yang diinginkan warga.

“Kalau bicara pembangunan jangan sampai membuat masyarakat menderita dan terisolasi, nah ini yang terjadi di Benda dan Jurumudi, tanahnya dibayar murah, giliran ingin membeli lagi mereka tidak dapat, karena harganya mahal,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Ewhi warga yang ada di lokasi itu tetap akan menuntut haknya sampai ke pengadilan. Bahkan warga mengaku tidak mau pindah dari Kota Tangerang, karena sebagian besar warga mencari nafkah tak jauh dari tempat tinggalnya.

“Jika harus pindah jauh akan berdampak pada ekonomi mereka, maka mereka keadilan dan kepedulian pemerintah dalam pembangunan ini yang berimbas terhadap kesensaraan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, sidang gugatan di PN Tangerang, merupakan sidang keempat, lantaran pihak tergugat tidak pernah hadir dalam persidangan kasus pembebasan lahan ini.

“Harga yang di tawarkan paling tinggi Rp3,2 juta, padahal harga pasaran Rp.6 jutaan. Sementara ini yang mengajukan keberatan sebanyak 68 bidang, dan untuk proses pengadilan yang kita gugat BPN, Pihak PU, tim appraisal tidak pernah hadir,” pungkasnya. (putyu/frwt)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.