Kerap Tergenang Banjir, Warga Babakan Minta Dibuatkan Drainase

Warga usulkan kegiatan Musrenbang di Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.foto:angga

Warga tampak antusias mengikuti kegiatan Musrenbang di Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.foto:angga

FORWAT, Kota Tangerang— Kerap dilanda banjir, Ketua RW 07, Kelurahan Babakan,  Kecamatan Tangerang, Yeni meminta Pemerintah Kota Tangerang membuat saluran air (drainase). Usulan itu diutarakan ketika Kelurahan Babakan menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di ruang Posyandu, Kamis (1/2/2018) kemarin.

“Saya atas nama warga RW 07 merasa lelah jika terus – terusan kebanjiran ketika turun hujan. Saya minta Pemkot Tangerang perhatikan kami dengan cara mencarikan solusi,” ujar  Yeni , Jumat (2/2/2018).
Ia menjelaskan, banjir yang sering terjadi di wilayahnya disebabkan karena lokasi RW 07 terhempit oleh perumahan komersil dan apartemen. Bahkan, letak tanah yang berada di RW 07 lebih rendah dari saluran pembuangan air yang berada di Jalan Jendral Sudirman.
“Kita menjadi langganan banjir waktu perumahan modernland didirikan. Tidak berhenti disitu, adanya gedung apartemen Paragon di depan menambah wilayah kita semakin sulit untuk membuang air,” jelasnya.
Sebelumnya kata Yeni, pihak perumahan Modernland telah membantu dengan cara memperbolehkan warga RW 07 membuang air di saluran miliknya. Namun, upaya tersebut juga tidak dapat menyelesaikan masalah.
“Pihak Modernland telah mengijinkan kita untuk membuat air di lahannya dengan menggunakan mesin pompa air. Namun, hal itu belum bisa membuat wilayah kita terhindar dari banjir, karena empang milik perumahan modernland lumpurnya semakin tinggi, jadi lokasi kita lebih rendah dibandingkan empang tersebut,” terangnya.
Yeni berharap, agar di tahun 2018 Pemkot merealisasikan usulan warga RW 07. Sebab kata Yeni, ketika terjadi banjir aktivitas warga tersendat.

“Saya harap tahun ini (2018.red) Pemkot Tangerang membuatkan kami saluran air khusus. Soalnya kalau banjir warga yang ingin bekerja jadi tidak bisa. Bahkan, anak – anak yang seharusnya berangkat sekolah jadi tidak sekolah,” ungkapnya.
Terpisah, Lurah Babakan Abu Sofiyan ketika dihubungi melalui seluler miliknya, Jumat (2/2/2018) mengatakan jika untuk membuat saluran air khusus atau sodetan sangat mustahil. Pasalnya, lokasi RW 07 berada di tengah perumahan Modernland dan Apartemen Paragon.
“Kayaknya enggak bisa kalau bikin sodetan, soalnya jika membuat saluran air menuju Sudirman sudah tertutup oleh bangunan Apartemen Paragon, tidak mungkin pemilik mau di bongkar – bongkar bangunannya,” ujarnya.
Abu menambahkan, apabila dibuatkan saluran air ke danau modernland juga mustahil. Pasalnya, sodetan dibuat di bawah tanah. Sementara itu, lahan modernland telah dipenuhi bangunan.
“Kalau bikin sodetan saya rasa enggak bisa, soalnya sudah banyak rumah warga. Tapi jika dibuatkan saluran air diatas seperti drainase mungkin bisa. Nanti kita coba bikin surat permohonan kepada pihak Modernland terkait hal ini,” tutupnya.(angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.