Pemkot Tangerang Siapkan Program KIA Tahun 2018

warga berfoto bersama

Warga tampak gembira usai membuat akte pelayanan keliling Disdukcapil Kota Tangerang. foto:ist

FORWAT, Kota Tangerang -Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menyiapkan program Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP anak tahun 2018 mendatang. Hal tersebut guna meneruskan program Pemerintah Pusat yang telah di gagas sejak tahun 2016 lalu.

Rencananya program KTP Anak ini mulai berlaku secara nasional pada tahun 2019 mendatang. Sejumlah program percepatan segera dibuat dan akan dimulai pada tahun 2018 dan 2019 mendatang.

” Kota Tangerang melalui Disdukcapil adalah salah satu daerah yang akan mulai menjalankan program KIA yang di mulai tahun 2018 mendatang. Untuk mendukung program tersebut orang tua juga turut serta dalam pembuatan KIA,”ujar Erlan Rusnarlan Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Selasa (28/11/2017).

Saat ini, kata Erlan ada tambahan tugas bagi orang tua yaitu, mengurus KIA. Setelah anak memiliki KIA anak tersebut sudah dianggap legal sebagai WNI. Pembuatan KIA di Kota Tangerang di lakukan secara bertahap sampai 2019. Format berlakunya KTP Anak secara bertahap, dimana daerah yang belum mendapat giliran pemberlakuan maka ke depan akan menyusul daerah berikutnya sebagaimana yang telah diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 2 Tahun 2016 mengenai Kartu Identitas Anak.

Erlan menambahkan, di Kota Tangerang sendiri diperkirakan ada sekitar 450 ribu anak dengan kategori usia dibawah 17 tahun. Secara sarana prasarana Disdukcapil sudah mempersiapkan dengan baik termasuk kerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangerang.

” Bahkan agar menjadi daya tarik tersendiri, kami sedang mencoba menggandeng beberapa perusahaan retail, agar di awal program para pemilik KIA selama tahun 2018 mendapatkan diskon khusus untuk perlengkapan sekolah,” imbuh Erlan menjelaskan.

Sementara, Kasi Fasilitas Kerja Sama dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kota Tangerang, Amal Hermawan Budi mengatakan, selain program KIA, pihaknya juga terus meningkatkan cakupan perolehan akte kelahiran, sehingga masyarakat yang mengurus KIA bisa sekaligus mengurus akte kelahiran anaknya.

” Disdukcapil dengan melakukan berbagai upaya seperti, pelayanan akte keliling se hari jadi di setiap kecamatan, pelayanan ke sekolah-sekolah, serta memudahkan pembuatan akte kelahiran melalui akte online di setiap rumah sakit, ┬áklinik, ┬árumah bersalin dan bidan yang bekerjasama dengan Disdukcapil,” papar Amal.

” Sampai dengan saat ini sudah ada 30 rumah sakit bersalin, rumah sakit, klinik, bidan yang bekerjasama dengan Disdukcapil Kota Tangerang,” ungkapnya menambahkan. (riis)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.