Dinsos Kota Tangerang Gelar Usaha Ekonomi Produktif Untuk Keluarga Miskin

Dinas Sosial Kota Tangerang menggelar acara Bimbingan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk kalangan rakyat miskin, Rabu (8/11/2017) bertempat di Gedung Cisadane Kota Tangerang

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Masyati Yulia memberikan sambutan pada kegiatan Pemberdayaan Usaha Ekonom Produktif (UEP) Bagi Penumbuhan KUBE Keluarga Miskin, Rabu (8/11/2017) bertempat di Gedung Cisadane Kota Tangerang.

 

FORWAT, Kota Tangerang – Peningkatan penunjang ekonomi dikalangan keluarga miskin sangat di perlukan agar supaya timbul kemandirian di tingkat Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Untuk itu  Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menggelar acara Bimbingan Pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Bagi Penumbuhan KUBE Keluarga Miskin, Rabu (8/11/2017) bertempat di Gedung Cisadane Kota Tangerang.

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Masyati Yulia mengatakan kedepan dari kelompok kelompok yang sudah diberi bantuan dapat meningkatkan kemandirian di tiap tiap kelompoknya dan mampu bersaing diantara kelompok yang ada dalam peningkatan yang dihasilkan.

Kegiatan tersebut terang Masyati, diikuti peserta keluarga miskin yang berasal dari 9 Kecamatan di Kota Tangerang. Peserta diwakili oleh 15 kelurahan dari 23 kelompok yang terdiri dari 10 orang perkelompok.

” Selesai dari bimbingan ini akan kita berikan alat produksi di bidang tata boga. Seperti, kompor gas beserta tabung, mixer, dandang, oven, dan lain lain,” jelas Masyati.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan Pemberdayaan Usaha Ekonom Produktif (UEP) Bagi Penumbuhan KUBE Keluarga Miskin, Rabu (8/11/2017) bertempat di Gedung Cisadane Kota Tangerang.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan Pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Bagi Penumbuhan KUBE Keluarga Miskin, Rabu (8/11/2017) bertempat di Gedung Cisadane Kota Tangerang.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Banten, Emed Hamami. Dia berharap kegiatan bimbingan tersebut dapat meningkatkan semangat hidup keluarga miskin agar tetap bertahan untuk membangun kelompok kelompok UEP.

” Dengan mengajarkan mereka membuat kue atau makanan yang dapat di pasarkan. Untuk pangsa pasarnya pun sudah dipersiapkan buat pemasaran melalui online khusus yang di siapkan oleh Kementerian,” pungkas Emed. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published.