Orchardz, Alexisnya Kota Tangerang, Diduga Beri Layanan Esek Esek

Receptionist saat  tampak melayani salah seorang pengunjung Hotel Orchardz. dok:forwat

Receptionist tampak melayani salah seorang pengunjung Hotel Orchardz. dok:forwat

FORWAT, Kota Tangerang – Bukan cuma Alexis di Jakarta, bisnis esek esek berkedok panti pijat juga ada di Kota Tangerang. Diduga salah satu Spa dan Panti Pijat yang menyediakan layanan prositusi itu yakni Hotel Orchardz yang terletak di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Menurut keterangan salah seorang pelanggan yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa kegiatan panti pijat yang berada di salah satu lantai hotel itu menyediakan layanan mandi uap (spa.red) dan paket pijat plus. Untuk mendapatkan layanan syahwat itu dirinya harus merogoh kocek hingga Rp.750 ribu.

” Terapisnya wanita muda. Mereka kebanyakan dari luar daerah. Ya bukan cuma pijat biasa mereka sudah ada SOP nya, tapi kita juga ditawarkan paket full service. Ya, bisa eksekusi di kamar, kan tertutup tempatnya,” katanya.

Selain melayani kegiatan esek esek, menurut dia, operasional di tempat itu juga diduga illegal.
“Saya menduga usaha panti pijat itu juga illegal. Ini kan Kota Akhlakul Karimah, masa sih, dinas mau keluarin izinnya,” katanya.
Sementara saat di hubungi melalui telepon seluler, Selasa (7/11/2017) Kabid Penegakan Hukum Daerah ( Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memanggil pengusaha hotel di Kota Tangerang, khususnya yang menyediakan fasilitas panti pijat. Dalam pertemuan itu, pihaknya akan meminta para terapis panti pijat agar dilengkapi sertifikasi. Pasalnya diketahui di Kota Tangerang masih banyak terapis yang belum bersertifikasi.

Sedangkan terkait panti pijat Orchardz, dirinya mengaku telah melakukan monitoring dan pengawasan di tempat itu. Namun, Kaonang tidak menjelaskan secara rinci terkait dugaan adanya bisnis esek esek dan operasional illegal di tempat itu. Padahal sebelumnya diketahui, pihaknya telah melakukan Sidak ke lokasi panti pijat tersebut beberapa waktu lalu.
” Kami terus monitoring tempat itu. Ya kita akan panggil nanti untuk meminta keterangan apakah ada atau tidak izin usaha pariwisatanya,” pungkasnya. (lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.