Pemerkosa Gadis ABG di Karang Tengah di Door Polisi

Polisi menghadirkan tersangka SG kepada awak media, Selasa (17/10/2017) foto:piutra

Polisi menghadirkan tersangka SG kepada awak media, Selasa (17/10/2017) foto:putra

FORWAT, Kota Tangerang – Salah seorang pelaku (SG) pemerkosa gadis ABG, FRZ (19) dibekuk Satuan Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Ciledug, Minggu (15/10/2017) di Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Sementara dua dari tiga pelaku, yakni FR dan DD masih buron. Kini status keduanya masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisan dan sedang dilakukan pengejaran.

“Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial SG, sedangkan 2 pelaku lainya inisial FR dan DD masih dalam pengejaran polisi, dengan korban berinisial  FRZ (19),” jelas Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi, Selasa (17/10/2017).

Dijelaskan Harley, bahwa peristiwa pemerkosaan yang dilakukan FR, DD dan SG itu terjadi sekitar pukul 21.35 WIB. Setelah korban FRZ pulang dari bekerja, diajak pelaku DD yang saling mengenal ke sebuah bangunan kosong ymdengan kondisi gelap. Sebelum melakukan aksi bejatnya DD  sempat  mengobrol panjang lebar dengan korban.

Setelah berbincang dengan korban FRZ, lalu pelaku secara tiba-tiba mendorong korban hingga terjatuh sambil mencumbu korban FRZ. Selanjutnya pelaku melucuti pakaian korban, setelah itu langsung berhubungan intim yang pertamakali dilakukan adalah DD. Kemudian berlanjut dilakukan SG dan FR yang juga merupakan teman korban saat bekerja disebuah pabrik di daerah Karang Tengah Ciledug, Kota Tangerang.

“Kami masih mengejar dua pelaku lagi, dan kini kami sedang menelusuri dibeberapa tempat yang memang dimana para pelaku biasanya nongkrong,” ungkap Harley.

Harley menjelaskan, SG berhasil ditangkap di Karang Tengah Pondok Pucung, Kota Tangerang, pada saat penangkapan SG berusaha kabur dan akhirnya ditembak pada kaki bagian kiri.

“Atas perbuatannya, tersangka SG diduga telah melakukan tindak pidana, turut serta melakukan perbuatan pemerkosaan atau perbuatan cabul, sebagai mana di maksud dalam pasal 285 dan pasal 289 Jo pasal 55 KUHP, dengan ancaman 12 Tahun penjara,” tandasnya. (riis/put)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.