Dua Begal Sadis di Tangerang Tewas Ditembak Polisi

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry kurniawan menunjukan barang bukti kepada awak.media, Senin (16/10/2017) foto:angga

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry kurniawan menunjukan barang bukti kepada awak media, Senin (16/10/2017) foto:angga

FORWAT, Kota Tangerang- Dua orang pelaku spesialis pencuri sepeda motor yang melakukan penganiyayaan terhadap  korbannya,Alif Risky Maulana (19)  tewas ditembak Tim Buser Polsek Neglasari, di Lapak Gang Telaga RT 02/03, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (15/10/2017) lalu.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan saat menggelar kegiatan press realese di Polsek Neglasari, Senin (16/10/2017) mengatakan jika pelaku pencurian dan penganiyayaan yang mengakibatkan tewasnya Alif Risky Maulana (19) itu ditembak mati polisi karena melawan petugas saat menunjukkan persembunyian pelaku lain.

” Karena pelaku (Faisal dan Fajar.red) melakukan perlawanan sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembaknya,” ujarnya dihadapan awak media.

Ia menjelaskan, jika pelaku yang bernama Faisal (22) dan Fajar (22) tersebut berusaha untuk mencuri sepeda motor yang berada di Jalan Marsekal Surya Dharma Rt 05/04, Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang tepatnya pada 6 Oktober 2017 lalu. Namun, aksinya dipergoki oleh teman pemilik kendaraan yang bernama Alif Rizky Maulana (korban.red).

” Karena pelaku panik, dan ketakutan karena aksinya ketahuan oleh Alif, maka pelaku melepaskan tembakan yang mengakibatkan korban (Alif.red) tewas,” jelas Harry.

Lanjut Harry, dalam penangkapan polisi terlebih dulu meringkus Faisal di Binong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Pelaku berhasil diringkus setelah tim Resmob Polres Metro Tangerang mendapat petunjuk yang mengarah kepada keduanya.

“ Berdasarkan keterangan saksi-saksi, rekaman CCTV di sekitar TKP dan juga dikuatkan dengan sketsa wajah yang dibuat Inafis Mabes Polri, maka kami mendapatkan identitas tersangka,”

Dikatakan Harry, dari tangan mereka, polisi berhasil mengamankan dua pucuk senjata api rakitan berikut 7 butir peluru kaliber 9 mm, 2 kunci letter T serta 5 anak kunci, 2 buah selongsong peluru, 1 butir proyektil peluru yang ditemukan di TKP dan motor Honda Vario milik pelaku.

“ Dua pucuk senpi dan kunci letter T disembunyikan dalam tas yang dimasukan ke dalam drum berwarna kuning. Kedua pelaku mengaku menggunakan senpi itu untuk menembak Alif Rizky di Neglasari,” tutupnya.(angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.