Disperindag Kota Tangerang Optimis Produk IKM Binaannya Tembus Pasar Nasional

 

Dirjen Kementerian Perindustrian RI memberikan materi Bimtek kepada pelaku IKM se Tangerang Raya, di Grand serpong

Dirjen Kementerian Perindustrian RI memberi materi Bimtek kepada pelaku IKM se Tangerang Raya, di Hotel Grand Serpong, Kota Tangerang, Rabu (4/10/2017)

FORWAT, Kota Tangerang – Kementerian Perindustrian RI melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil dan Menegah (IKM) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Industri Kecil dan Menengah kepada 120 pelaku IKM di wilayah Tangerang Raya.

Bimtek yang diikuti oleh
Wadah Usaha Bersama (WUB) IKM pakaian jadi, service AC, penggelolaan keripik dan penggelolaan tempe itu berlangsung di Hotel Grand Serpong, Kota Tangerang mulai Rabu, 4 Oktober hingga 8 Oktober 2017 mendatang.

Kepala Seksi Last Industri Logam Mesin dan Elektronik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, (Disperindag) Kota Tangerang, Herry Sukarnapura, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek dari Kementerian Industri RI itu bertujuan untuk menumbuh kembangkan pelaku IKM di Tangerang Raya, salah satunya di Kota Tangerang.

” Sebagian besar pelaku IKM di Kota Tangerang adalah pakaian jadi dan kerajinan kue, jadi mereka kita arahkan untuk bekerjasama dengan Kementerian agar diberikan Bimtek,” jelas Herry.

Peserta tampak antusias mengikuti Bimtek yang dilaksanakan Kementerian Perinduatrian RI.

Peserta tampak antusias mengikuti Bimtek yang dilaksanakan Kementerian Perindustrian RI.

Keikutsertaan pelaku IKM Kota Tangerang dalam Bimtek tingkat Nasional itu, kata Herry bisa menjadi hal yang positif dan satu kehormatan bagi IKM binaannya.

” Karena selama ini kita juga sering mengadakan Bimtek, tapi itu hanya kita lakukan di tingkat kota saja, maka dengan keikutsertaan ini, IKM kita bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” tegas Herry.

Dirinya juga berharap, usai mengikuti Bimtek dari Kementerian Perindustrian itu, produk IKM Kota Tangerang mampu bersaing dengan produk-produk IKM dari daerah lainnya.

“Ya, kalau bisa produk IKM kita bisa tembus ┬ápasar ekspor. Kalau pengetahuan SDMnya meningkat, sudah pasti kualitas produknya pun bakal meningkat juga,” ujarnya.

Lebih jauh Herry mengatakan, beberapa produk IKM binaannya juga pernah tampil dibeberapa event pameran ditingkat Nasional dan Internasional.

“Tahun ini saja kita sudah dua kali memamerkan produk mereka, seperti di Pontianak dan Bali. Bahkan pada bulan Desember ini kita berencana akan memasarkan produk-produk mereka di Solo,” jelasnya.

Untuk diketahui, produk-produk yang dihasilkan oleh IKM binaan Disperindag, Kota Tangerang yang cukup terkenal, yaitu diantaranya, kue dodol dan cinderamata dari kerajinan tangan (handycraf) yang terbuat dari limbah industri. (adv)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.