Soal Relokasi, Pedagang Lembang Minta Penjelasan Dewan

IMG-20171002-WA0015
FORWAT, Kota Tangerang – Komunitas Pedagang Pasar Lembang Ciledug (KPPLC) meminta penjelasan DPRD  Kota Tangerang terkait rencana relokasi para pedagang dikawasan itu.
Dalam isi surat permintaan audensi tertanggal 28 September 2017, KPPLC meminta keterangan perkembangan terkait isu di Pasar Lembang, Jalan Raden Patah, Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Dalam surat itu KPPLC juga meminta  informasi rencana pemutusan listrik oleh penggelola Pasar Lembang yang ada di lapak mereka.
Menanggapi hal itu Ketua DPPRD Kota Tangerang, Suparmi, Senin (2/10/2017) mengaku belum mengetahui secara detail rencana penataan dikawasan Pasar Lembang, Ciledug.
Saat ini kata Suparmi, pihaknya masih fokus membahas anggaran APBD 2018 dan belum mendapat penjelasan dari Pemkot Tangerang terkait penataan aset yang ada di wilayah itu.
“Saya masih membahas anggaran, kita belum dapat
penjelasan dari Pemkot soal aset di Pasar Lembang. Kita belum dapat penjelasan secara gamblang,” ujarnya singkat.
Sebelumnya Suparmi mengatakan kalau pihaknya telah menerima surat dari salah satu lembaga swada masyarakat (LSM) terkait kepemilikan lahan Pasar Lembang. Namun dia juga menggaku belum mengetahui  secara rinci isi surat tersebut. Sementara terkait permintaan audensi dari KPPLC, Suparmi mengatakan akan mendisposisikan surat itu ke masing masing Komisi di DPRD Kota Tangerang.
“Bahwa  itu sebenarnya lahannya milik Pemkot. Secara peruntukannya kita belum tahu, RT/RW nya,” katanya.
Sementara Ketua Komisi I, DPRD Kota Tangerang, Agus Setiawan mengatakan, apabila rencana relokasi para pedagang itu ditempatkan di lahan yang masih bersengketa, maka hal itu akan menimbulkan masalah baru. (lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.