Cegah Penyakit di Musim Kemarau, Anggota DPRD dan Warga Lakukan Fogging

anggota DPRD Kota Tangerang, Hanny Arman Matulessy memantau langsungnkegiatan fogging di wikayah warg RW 05 dan RW 06 Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batu Ceper,Sabtu (23/9/2017) siang. foto:Abdul

Anggota DPRD Kota Tangerang, Hanny Arman Matulessy memantau langsung kegiatan fogging di wilayah RW 05 dan RW 06 Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batu Ceper,Sabtu (23/9/2017) siang. foto:Abdul

FORWAT, Kota Tangerang – Memasuki musim kemarau, bibit penyakit bisa timbul akibat berkembangnya populasi nyamuk. Seperti penyakit malaria dan DBD (demam berdarah dengue).

Maka untuk mencegah penyakit musiman itu, anggota DPRD Kota Tangerang, Hanny Arman Matulessy dan warga di RW 05 dan RW 06 Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batu Ceper berinisiatif melakukan fogging, Sabtu (23/9/2017).

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan itu memantau langsung kegiatan fogging bersama warga tersebut.

Hanny berharap pencegahan penyakit DBD yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dan penyakit malaria yang ditularkan nyamuk Anopheles betina itu dapat dicegah sedini mungkin. Hal itu juga kata dia, perlu peranserta masyarakat.
Terlebih dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Dikatakan Hanny, bahwa gas fogging berfungsi untuk membunuh nyamuk dewasa yang bisa menularkan penyakit.

“Bibit penyakit yang diakibatkan meningkatnya populasi nyamuk bisa kita cegah. Ya, salahsatunya dengan fogging. Untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat perlu peranserta masyarakat,” ujar Hanny.
Ketua RW 05, Kelurahan Budi Hartono mengaku kalau kegiatan fogging itu sangat diharapkan warganya. Hal itu untuk mencegah berkembangnya populasi nyamuk yang bisa membawa bibit penyakit.
“Kami sangat menyambut gembira dan berharap kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin,” harap Budi.

Sementara Ketua RW 06, Adi mengatakan kalau selama ini, warga di wilayahnya gemar melakukan kerja bakti. Maka, dengan adanya kegiatan pembasmian sarang nyamuk di lingkungannya itu, Adi juga berharap kegiatan itu bisa dilaksanakan secara berkesinambungan. (dull)

Leave a Reply

Your email address will not be published.