Jadi Mucikari, Warga Karawaci Diciduk Satpol PP

Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang (mengunakan topi) memeriksa pelanggar Perda, usai operasi, Jumat (22/9/2017) malam.

Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang (mengunakan topi) meminta keterangan kepada salahsatu  warga usai operasi, Jumat (22/9/2017) malam. foto:angga

FORWAT, Kota Tangerang-Dalam rangka memberantas penyakit masyarakat, Satpol PP Kota Tangerang menggelar razia gabungan, Jum’at (22/9/2017) malam.

Operasi itu diikuti puluhan anggota Satpol PP Kota Tangerang, Trantib Kecamatan Karawaci dan aparat Kepolisian Polsek Karawaci dan dipimpin oleh Kabid Penegakan Hukum dan Undang Undang Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang.

Petugas gabungan menyisir lokasi yang biasa dijadikan tempat maksiat seperti di Jalan Otista dan Hotel Melati, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Menurut Kaonang, razia itu dilakukan, lantaran banyaknya laporan  warga yang merasa resah dengan keberadaan PSK yang sering mangkal di lokasi tersebut.

“Kegiatan razia malam ini, khusus wilayah Karawaci. maka yang kita gandeng adalah kasi dan jajaran trantib karawaci  serta  Polsek karawaci, ” terang Kaonang usai kegiatan.

Sementara dalam operasi itu petugas Satpol PP berhasil menjaring bukan pasangan suami istri (pasutri), sebanyak 7 pasang. Mereka diduga berbuat mesum di Hotel Melati.

Selain itu petugas juga mengamankan satu orang diduga mucikari berinisial (BS) yang diciduk dari tempat tinggalnya, Jalan KS Tubun, Gang Bahagia RT.01/02, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, kita jalankan dengan maksimal, akhirnya 7 pasangan bukan suami isteri kita amankan. Satu orang diduga kuat sebagai mucikari,” terang Kaonang menjelaskan.

“Yang bersangkutan memang benar dan sudah mengaku sendiri. Dalam hal ini ada tokoh masyarakatnya dan RT juga kita undang untuk bikin pernyataan. Dan apabila yang bersangkutan mengulangi lagi akan kita pidanakan,” tegasnya lagi.

Ketua RT01/02, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Sugiri membenarkan kalau salahsatu warganya itu diduga bekerja sebagai mucikari. Dia juga mengucapkan terimkasih kepada petugas Satpol PP yang telah mengamankan (BS) yang diduga mucikari yang biasa mangkal di Jalan Otista, Kecamatan Karawaci.

”Saya sudah mengetahui tentang dia, sering mangkal di Pom Bensin Jalan Otista, tapi selama ini dia lihai, sering lolos tertangkap, kali ini kena batunya,” ujar Sugiri kepada wartawan. (angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.