Ini Kata Kadis Kesehatan Kota Tangerang Tentang Andriyansyah

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Liza Puspadewi.foto :angga

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Liza Puspadewi.foto :angga

FORWAT, Kota Tangerang – Tudingan miring yang dialamatkan kepada petugas kesehatan (Puskesmas Bugel) dan aparatur pemerintah (lurah dan camat.red) yang dianggap kurang peduli kepada nasib Andriyansyah, penderita penyakit Hidrosefalus (10) warga RT 01/04, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci menuai sanggahan dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Liza Puspadewi.

Menurut Liza, penyakit Hidrosefalus yang diderita putra dari pasangan Suwandi (30) dengan Rina Kusrina (29) tersebut merupakan penyakit sejak lahir dan bukan karena kekurangan gizi.

“Penyakit ini bukan karena kekurangan gizi, tapi dari lahir. Dulu kita sudah pernah tangani anak ini. Andriyansyah sakit saat berumur dua bulan. Saat itu keluhan ibunya adalah di seputaran lingkar kepala kelihatan lebih besar dan mata agak menonjol,” ujarnya saat menjenguk Andriyansyah di RSUD Kota Tangerang, Selasa (19/9/2017).

Dikatakan dr. Liza bahwa pada Tahun 2007 lalu, Dinas Kesehatan telah merujuk Andriyansyah ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan operasi, karena dari hasil diagnosa Andriyansyah menderita penyakit hidrosefalus (pembengkakan kepala).

“Dalam operasi itu pihak RSUD Kabupaten Tangerang memasang selang yang bertujuan untuk membuang cairan yang masuk dalam kepala. Biaya operasi saat itu di tanggung APBD  dengan dasar keluarga tidak mampu. Andriyansyah waktu itu dirawat selama selama 1 bulan dan kami terus follow up, pasca operasi berat badannya sempat bagus,” ungkapnya.

Lanjut Liza, untuk menjaga kondisi Andriyansyah agar tetap prima, pasca operasi, Puskesmas Bugel, Karawaci kata dia, rutin memberikan gizi tambahan. Itu dilakukan sampai umur Andriyansyah lima tahun. Namun sejak tahun 2013 diakui Liza, Dinkes Kota Tangerang tidak lagi dapat mengurus Andriyansyah dikarenakan Rina (ibu Andriyansyah.red) merasa putus asa.

“Pada Tahun 2013 ibu-nya hamil lagi, pilihannya jadi bercabang dalam menangani anak. Sehingga ibu Rina memutuskan untuk fokus mengurus anaknya yang baru lahir itu. Dengan begitu, kami tidak bisa memperjuangkan kesembuhan Andriyansyah,” ungkap Liza.

Ia menjelaskan, penyakit hidrosefalus itu adalah sumbatan cairan yang ada di kepala. Karena tersumbat sehingga menyebabkan penyakit. Sehingga, jalan satu-satu nya harus di pasang selang dan secara pereodik harus di ganti. ” Hal itu untuk menjaga agar kepalanya tidak membesar,” jelasnya. (Angga

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.