Melarikan Diri, Pelaku Curas Di Door Polsek Teluknaga

    Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi menghadirkan kedua tersangka dan barang bukti Curas kepada awak media, Jumat (15/9/2017) foto:hmsWakapolres Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi menghadirkan kedua tersangka dan barang bukti Curas kepada awak media, Jumat (15/9/2017) foto:hms

FORWAT, KOTA TANGERANG – Dua dari tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berinisial WH dan ALPN berhasil diamankan oleh Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota di daerah Kampung Salembaran, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/9/2017).

Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi menuturkan kronologis kejadian itu bermula saat dua orang muda-mudi sedang berpacaran diatas motor di Jalan Raya Perancis, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. Tiba-tiba dihampiri tiga orang pelaku dengan menggunakan sepeda motor jenis matic dan membawa senjata tajam (Sajam).

Kemudian salahsatu pelaku WH menodongkan celurit sambil berkata “jangan teriak serahin barang, jangan macam-macam”, sedangkan pelaku lainnya ALP membawa pisau dan AJL stand by di motor. Karena korban (Yogi) takut akhirnya menyerahkan motor dan handphone miliknya.

“Korban akhirnya melapor ke Polsek Teluknaga dan dilakukan penelusuran akhirnya pada hari Rabu (13/9/17) anggota buser Polsek Teluknaga berhasil mengamankan WH dan ALP,”ujar Wakapolres.

Selanjutnya, kata Harley anggota kembali melakukan pengembangan terhadap satu orang lagi atas nama AJL dan menurut keterangan WH, pelaku AJL berada di daerah Kalideres, namun pada saat menunjukkan rumah AJL. Pelaku WH berontak dan berusaha melarikan diri.

“Dengan terpaksa anggota kami melepaskan tembakan yang mengenai kaki sebelah kanan. Ya, kami berikan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan,” katanya.

“Dua orang pelaku itu berhasil kami amankan di Polsek Teluknaga dan satu orang AJL masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Pelaku dikenakan pasal 365 KUHP,” ujarnya menambahkan.

Sementara dari pengakuan dua orang tersangka WH dan ALP, bahwa tindak kejahatan Curas itu sudah dilakukan selama tiga kali berturut-turut. Sementara target korbannya adalah sepasang kekasih yang sedang berpacaran.

Keduanya, WH yang diketahui seorang pengangguran dan ALP bekerja sebagai buruh juga mengaku menyesali perbuatannya.

” Hasil pencurian itu kami jual dengan harga Rp.1,5 juta dan telah kami bagi tiga. Ya, kami menyesal pak,” ujar kedua pelaku singkat. (des/lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.