Dishub Ditarget Retribusi Parkir Rp 2,4 M

Kepala Dishub Kota Tangerang, Saeful Rohman dan petugas memberikan sanksi tilang kepada para pengendara yang parkir  sembarangan di Jalan Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (6/9/2017)

Kepala Dishub Kota Tangerang, Saeful Rohman dan petugas memberikan sanksi tilang kepada para pengendara yang parkir sembarangan di Jalan Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (6/9/2017) lalu.

Kota Tangerang – Pada tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Tangerang menargetkan retribusi pendapatan parkir bahu jalan sebesar Rp 2,4 miliar, dari sebelumnya yang hanya Rp 2 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Saeful Rohman, Rabu (13/9/2017) mengatakan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada tahun ini pihaknya tengah berupaya
melakukan pengembangan penggelolaan parkir bahu jalan. Hal tersebut berdasarkan Perwal Nomor 51 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan Pajak Daerah. Maka untuk mendogkrak PAD itu, kata Saeful, pihaknya akan melakukan penggelolaan parkir bahu jalan di 27 titik ruas jalan yang sebelumnya hanya 17 titik, yaitu diantaranya, di Jalan Ahmad Yani, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Juanda. Upaya lainnya adalah melakukan penertibkan petugas parkir liar yang masih dikuasai para preman.

“Itu tidak masuk PAD, padahal itu ada dibahu jalan. Makanya kita gencar menertibkan parkir liar. Secara keseluruhan target retribusi khusus bahu jalan Rp 2,4 miliar. Ada kenaikan dari 2016 yang hanya Rp 2 miliar,” paparnya.

Sementara terkait rekomendasi DPRD Kota Tangerang, soal peningkatan PAD melalui retribusi parkir berlangganan yang dibayarkan saat perpanjangan STNK. Saeful Rohman mengatakan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Provinsi Banten.
“Karena itu kan melalui peraturan Gubernur karena kewenangan STNK ada Provinsi. Ya saya akan koordinasikan dahulu dengan Provinsi Banten,” katanya. Meksi begitu Saeful rohman mengapresiasi usulan dari wakil rakyat tersebut.
” Ya, saya setuju. Berharap juga ada masukan dari Kota dan Kabupaten lainnya. Kalau bisa se Tangerang Raya, karena penerbitan STNK ada di Samsat Provinsi,” jelas mantan Asisten Daerah Tata Pemerintahan Pemkot Tangerang itu. (lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.