Wow, 1 Jam Razia Polrestro Tangerang Kota Sita 55 SIM dan 21 STNK

 Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Tangerang Kota memasang papan pemberitahuan saat razia digelar, Rabu (6/9/2017)

Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Tangerang Kota memasang papan pemberitahuan saat razia digelar, Rabu (6/9/2017). foto: angga

FORWAT, Kota Tangerang – Di Kota Tangerang masih banyak pengendara roda dua (2) dan roda empat (4) yang belum memahami aturan berkendara. Hal itu terbukti dengan banyaknya Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang disita Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polisi Resor Metro (Polrestro) Tangerang Kota saat menggelar razia di Jalan Raya Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Rabu (6/9/2017).

Satu persatu pengendara yang melintas di kawasan itu diperiksa kelengkapan surat surat kendaraan oleh 20 orang personil petugas kepolisian yang diterunkan dalam operasi itu.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP. Ojo Ruslani menuturkan, kalau operasi kali ini difokuskan untuk memeriksa surat surat kendaraan. Baik roda 2 maupun roda 4. Hal tersebut dilaksanakan guna menjaring pengendara yang mengabaikan ketertiban lalu lintas.

“Razia yang dilakukan ini adalah kegiatan rutin penegakan hukum. Memberikan pengertian kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas salah satunya melengkapi dokumen kendaraan yang di kendarainya. Jadi semua kendaraan yang lewat kami berhentikan, untuk melihat dokumen kendaraannya” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam operasi tersebut banyak pengendara kendaraan yang melanggar, seperti tidak memiliki SIM dan juga tidak membawa STNK.

“ Dari hasil razia ini, terdapat pelanggar yang tidak bisa menunjukan surat surat kendaraan ada sebanyak 78 pelanggar. Adapun Barang bukti yang kami tahan ada 55 SIM, 21 STNK, dan dua motor yang kami tahan karena tidak bisa menujukan surat surat kepemilikaan kendaraan tersebut” imbuhnya

Selain memberi sanksi, kata Ojo pihaknya juga masih mentolerir para pengendara yang melakukan pelanggaran dalam tahap wajar.

“Ya, razia saat ini masih memilah dalam menindak. Jika ada pengendara yang masih bisa ditoleransikan kami peringati saja. Contohnya pajak kendaraan yang di bawa baru habis bulan ini tapi belum di bayar, kami persilahkan jalan lagi akan tetapi kami berikan pengarahan untuk segera membayar pajak kendaraan tersebut. Jika tidak nanti akan kami tindak tegas” katanya.(angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.