Satpol PP Sita Ratusan Miras dari Wilayah  Periuk dan Cibodas

Petugas Satpol PP Kota Tangerang menyita ratusan botol miras dari toko yang berada di wilayah Kecamatan Periuk dan Cibodas, Sabtu (26/8/2017)

Petugas Satpol PP Kota Tangerang menyita ratusan botol miras dari toko yang berada di wilayah Kecamatan Periuk dan Cibodas, Jumat (25/8/2017) sore. foto: angga

FORWAT, Kota Tangerang- Sebanyak 306 Minuman Keras (Miras) berbagai merk diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang saat menggelar operasi, Jumat (25/8/2017) sore. Minuman beralkohol itu didapat di wilayah Kecamatan Periuk dan Cibodas.

Dalam penegakan perda Nomor 7 Tahun 2005 tersebut dipimpin dipimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kota Tangerang Ahmad Gufron Falfeli. Adapun jumlah personil yang dikerahkan saat penertiban yaitu sebanyak 17 orang, 12 orang staf Tibum/Danki, 3 orang Provost, dan 2 orang merupakan Propam Polres Metro Tangerang Kota.

Kabid Tibum Satpol PP Kota Tangerang A. Gufron Falfeli saat dihubungi melalui seluler miliknya, Sabtu (26/8/2017) mengatakan jika sasaran operasi ditujukan di warung kelontong yang berada di wilayah Kecamatan Periuk dan di Jalan Dharmawangsa Nomor 50, Kelurahan Uwung jaya, Kecamatan Cibodas. Dari ke 2 lokasi itu didapati Miras sebanyak 306 botol.

” Di warung kelontong Wilayah Periuk kita amankan Bir guines sebanyak 16 kaleng, Anggur dan Rajawali sebanyak 61 botol, Anker sebanyak 96 kaleng, dan Angker sebanyak 12 botol. Sementara untuk di warung Lapo wilayah Cibodas kita amankan Rajawali sebanyak 76 botol, Anker sebanyak 12 botol, Guinnes sebanyak 24 botol, Anggur merah sebanyak 1 botol, dan Anggur Putih sebanyak 8 botol,” ungkapnya.

Gufron menambahkan, pemilik minuman beralkohol tersebut kata dia, akan dikenakan sanksi berupa dendaan ketika sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) digelar. ” Nanti para pelanggar Perda ini kita panggil saat sidang Tipiring,” tutupnya.(angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.