Melawan Petugas, DPO Curanmor Tewas di Door

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan, S.IK.,M.H. yang didampingi Wakapolres AKBP Harley H. Silalahi, S.IK.,M.Si, Kasat Reskrim AKBP A. Sitinjak dan Kasubbag Humas Triyani ketika menjawab pertanyaan awak media, Senin (21/8/17)

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan, S.IK.,M.H. yang didampingi Wakapolres AKBP Harley H. Silalahi, S.IK.,M.Si, Kasat Reskrim AKBP A. Sitinjak dan Kasubbag Humas Triyani ketika menjawab pertanyaan awak media, Senin (21/8/17). foto :ist

 

FORWAT, Kota Tangerang – Residivis kambuhan yang selama ini menjadi target operasi (TO) tewas di Door oleh Tim Gabungan Unit Jatanras dan Resmob Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota (19/8/17).

Adalah tersangka AB yang selama ini diketahui dalam setiap aksinya selalu membawa senjata api tewas saat digiring oleh aparat untuk menunjukan persembunyian kawannya yang berinisial MD.

Kepada petugas, sebelum tewas tersangka mengaku bahwa kawannya MD tinggal di Kampung Bayur Kali RT 02/04 Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, KabupatenTangerang.

Namun ketika dalam perjalanan menuju kontrakan MD, tiba-tiba AB berontak dengan merusak Borgol hingga terlepas dan berusaha merebut senjata aparat.

Namun aparat tidak kalah cepat dan melepaskan tembakan peringatan agar AB menghentikan niatnya, akan tetapi residivis yang sudah wira-wiri melakukan kejahatan berupa pencurian sepeda motor dengan kekerasan tersebut tidak mengindahkan sehingga aparat terpaksa melakukan tindakan tegas.

IMG-20170821-WA0099

“AB tewas di tempat dan kemudian jasadnya diserahkan kepada keluarganya,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan, S.IK.,M.H. yang didampingi Wakapolres AKBP Harley H. Silalahi, S.IK.,M.Si, Kasat Reskrim AKBP A. Sitinjak dan Kasubbag Humas Triyani ketika menjawab pertanyaan awak media, Senin (21/8/17)

Penangkapan terhadap AB, lanjut Kapolres adalah merupakan hasil pengembangan atas tertangkapnya beberapa kawan mereka sebelumnya, yaitu HS tanggal 21 Juli 2017 dan SB ditangkap pada tanggal 28 Juli 2017 serta AN (ditangkap oleh Tim Polsek Pasar Kemis).

“Mereka ditangkap atas tindakan yang dilakukan, yaitu pada tanggal 18 Juli 2017 mereka secara bersama-sama merampas kendaraan bermotor milik TB dan menganiaya korbannya hingga kepalnya berdarah,” kata Kapolres.

Kini para pelaku HS dan SB sedang diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia, sementara satu pelaku lagi “MD” masih buron.(hms/lla)

Leave a Reply

Your email address will not be published.