BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Kepada TKI yang Meninggal

 

IMG-20170815-WA0111

FORWAT, Kota Tangerang- BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang berikan santunan kepada pesertanya yang meninggal dunia, Eni Purwanti, Selasa (15/8/2017). Santunan yang akan diberikan kepada keluarga Eni sebesar 85 Juta. Bahkan, BPJS juga memberikan satu paket beasiswa untuk putri alm yang bernama Novi.

Penyerahan klaim kematian kepada ahli waris Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Tangerang, Eni Purwanti dilakukan oleh Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri, didampingi oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, dan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Iwan Sunaryo suami alm Eni saat ditemui di kantor BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (15/8/2017) mengatakan Eni meninggal pada Rabu 9 Agustus 2017. Saat sedang mengurus proses keberangkatan ke Taiwan untuk menjadi penyumbang devisa Negara (TKI).

” Sekitar empat tahun lalu isteri saya (Eni.red) pernah bekerja sebagai TKI di Malaysia. Lalu tahun ini dia hendak kembali bekerja di Taiwan, untuk memperoleh penghasilan lebih sebagai pembantu rumah tangga,” ujarnya.

Iwan menambahkan, sebelum meninggal, pada 1 Agustus Eni telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang.

Sementara, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dalam pertemuan dengan keluarga korban di kantor BPJS Kota Tangerang, mengucapkan duka cita mendalam terhadap keluarga yang ditinggalkan.

” Kami ucapkan duka cita mendalam kepada keluarga almarhumah Ibu Eni Purwanti, keluarga almarhumah kami berikan jaminan santunan sebesar 85 Juta dan beasiswa pendidikan bagi putrinya yang saat ini masih SMA,” katanya

Menurut Agus, program BPJS ketenagakerjaan¬†TKI ini, peserta hanya membayar premi sebesar Rp 370 ribu yang berlaku untuk dua program jaminan kecelakaan kerja dan kematian dengan pertanggungan selama 31 bulan. ” Sejak dibuka di awal Agustus kemarin, TKI yang telah terdaftar sebanyak 22 ribu calon TKI,” jelasnya.(angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.