Dicatut Namanya, Travel ARP Bantah Tawarkan Promo Fiktif

Calon jamaah haji, Mendatangi Kantor Travel ARP di Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2017)

Calon jamaah haji, Mendatangi Kantor Travel ARP di Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2017)

FORWAT, Jakarta – Biro Perjalanan Haji Umroh Dan Haji Plus Arminareka Perdana (ARP) membantah prihal promo dana talangan haji reguler. Hal itu ditegaskan Widhiastuti selaku Humas ARP kepada forwatnews, Selasa (8/8/201) di Kantor Pusat, Gedung Menara Salemba, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Dikatakan Widhiastuti, bahwa hingga saat ini, pihak ARP tidak pernah menawarkan program talangan haji reguler kepada calon jamaah haji, namun yang ada hanya program umroh dan haji plus saja. ” Disini tidak pernah ada program haji reguler apalagi dana talangan haji,” ujarnya.

Sementara terkait dugaan pencatutan nama ARP oleh Dra, Hj. Yayah Rokayah selaku President Direktur (Presdir) PT. Mitra Insan Mandiri (MIM) dalam program dana talangan haji reguler itu, pihaknya mengaku keberatan karena tidak mengetahui perihal program promo tersebut. Tapi, kalaupun ada kata Widhiastuti, itu diluar tanggungjawab pihaknya. Keterlibatan Dra, Hj. Yayah Rokayah di ARP, sambung widhiastiti adalah hanya sebagai agen (member.red) ARP.

” Dia hanya sebagai agen member Biro ARP. Kami tidak pernah tahu kalau ada promo haji reguler. Kalau ada, ya, kami tidak beranggungjawab,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Akdes Trikusnanda (40), warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat mengaku tertipu oleh salahsatu Travel Biro Perjalanan Umroh dan Haji. Pasalnya setelah menyetor uang sebesar Rp.204.500.000 kepada agen travel itu, dirinya tak mendapat kejelasan proses adminstrasi tabungan haji itu.

Cerita berawal dari promosi yang ditawarkan Travel Biro Perjalanan Umroh dan Haji Plus dan Umroh, Arminareka Perdana (ARP) PT. Mitra Insan Mandiri (MIM) yang beralamat Kantor Gedung Menara Salemba, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Tergiur dengan tawaran promosi itu, Akdes beserta keluarganya mendaftarkan diri ke Kantor itu dengan membayar uang muka (DP) sebesar Rp.61 juta.

” Saya bayar DP sebesar Rp.61 juta itu tanggal 1 Agustus 2016 yang lalu. Ya, yang ikut keluarga besar, ada 9 orang termasuk satu anak yatim. Total biayanya Rp.204.500.000,” ujarnya kepada forwatnews, Sabtu (5/8/2017).

Hingga saat ini Akdes berharap uang setoran itu bisa dikembalikan oleh Dra. Hj. Yayah Rokayah selaku Presdir PT. MIM.

Sementara saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (8/8/2017) Dra. Hj. Yayah Rokayah yang kini berkantor di Jalan Maulana Hasanuddin, Poris Gaga, Kota Tangerang enggan berkomentar. (dul)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.