Diduga Catut Travel ARP, Oknum Tawarkan Promo Fiktif

 

Pegawai recepsionist sedang melayani calon jamaah haji di Kantor Travel Biro Perjalanan Umroh dan Haji Plus, ARP Jalan Maulana Hasanudin, Kota Tangerang, Sabtu (5/8/2017). foto: Abdul

Pegawai recepsionist sedang melayani calon jamaah haji di Kantor Travel Biro Perjalanan Umroh dan Haji Plus, ARP Jalan Maulana Hasanudin, Kota Tangerang, Sabtu (5/8/2017). foto: Abdul

FORWAT, Kota Tangerang – Berhati hatilah memilih Travel Biro Perjalanan Umroh dan Haji. Pasalnya jika tidak teliti, nasib sial bisa saja terjadi pada anda. Seperti yang dialami, Akdes Trikusnanda (40), warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Tergiur dengan promosi program Dana Talangan Haji (reguler) pada bulan Agustus tahun 2016 lalu, dia dan keluarganya mengaku tertipu oleh salahsatu Travel Biro Perjalanan Umroh dan Haji.

Cerita berawal dari promosi yang ditawarkan Travel Biro Perjalanan dan Haji Plus dan Umroh, Arminareka Perdana (ARP) PT. Mitra Insan Mandiri (MIM) yang beralamat Kantor Gedung Menara Salemba, Jalan Salemba Raya, nomor 1 dan 5, Salemba, Jakarta Pusat.

Tergiur dengan tawaran promosi itu, Akdes beserta keluarganya mendaftarkan diri ke Kantor itu dengan membayar uang muka (DP) sebesar Rp.61 juta.

” Saya bayar DP sebesar Rp.61 juta itu tanggal 1 Agustus 2016 yang lalu. Ya, yang ikut keluarga besar, ada 9 orang termasuk satu anak yatim. Total biayanya Rp.204.500.000,” ujarnya kepada forwatnews, Sabtu (5/8/2017).

Namun hingga waktu pelunasan, tanggal 18 Februari 2017, rombongan calon jamaah haji itu belum juga didaftarkan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Bahkan saat menanyakan setoran dana haji ke pihak travel dirinya tak mendapat jawaban yang memuaskan. Padahal sebelumnya, pihak travel berjanji akan menyetorkan dana yang telah dibayarkan tersebut.

Merasa curiga, kemudian Akdes mendatangi Kantor PT. MIM yang satu gedung dengan Travel ARP untuk kembali menanyakan hal itu.

” Setelah kami tanyakan ternyata pemberangkatan kami tidak bisa dilaksanakan. Dari pihak mereka berjanji akan mengembalikan seluruh dana yang sudah masuk sebesar Rp.204.500.000. Ya, dengan membuat surat perjanjian,” paparnya.

Mendapat jawaban itu, Akdes dan keluarganya merasa kecewa. Namun dirinya mengaku pasrah dan meminta pihak yang bertanggung jawab yaitu, Dra Hj. Yayah Rokayah selaku Presiden Direktur (Presdir) PT. Mitra Insan Mandiri (MIM) dapat mengembalikan uang yang telah dibayarkan padanya.

“Selama ini kami sekeluarga sudah mengikuti keinginan pihak biro perjalanan haji itu. Kami berharap mereka bisa memberikan solusi terbaik buat kami,” harapnya.

Sementara diketahui, Kantor yang dipimpin Dra. Hj. Yayah Rokayah itu juga telah membuka Kantor Cabang di Jalan Maulana Hasanudin, Ruko Grand Ampera, Cipondoh, Kota Tangerang.

Saat disambangi wartawan forwatnews.com, Sabtu, (5/8/2017) terlihat beberapa pegawai sedang melayani calon jamaah haji yang datang ke kantor berlantai dua itu, namun saat dikonfirmasi Presdir PT. MIM, Dra. Yayah Rokayah tidak berada ditempat. Para pegawai di kantor itupun enggan diminta keterangan. Diduga Program Dana Talangan Haji Reguler yang ditawarkan Travel Umroh dan Haji Plus itu juga menjerat calon jamaah haji lainnya. (dul)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.