Targetkan 78% Pemilih, KPU Kota Tangerang Gandeng 56 Lembaga

 

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi (kiri kedua) berfoto dengan rekan -rekan wartawan saat sosialisasi Pilgub Banten, beberapa waktu lalu.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi (kiri kedua) berfoto dengan rekan -rekan wartawan saat sosialisasi Pilgub Banten, beberapa waktu lalu.

FORWAT, Kota Tangerang – Tingginya partisipasi pemilih dalam Pilkada menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan penyelenggara. Untuk itu, KPU Kota Tangerang berencana akan menggandeng 56 lembaga dari berbagai elemen masyarakat untuk mencapai 78 persen partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Tangerang 2018 mendatang.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi mengatakan, pihaknya menargetkan partisipasi masyarakat saat pemilihan kepala daerah serentak di Kota Tangerang mencapai 78 persen. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan mengajak 56 lembaga untuk ikut menyosialisasikan pilkada Kota Tangerang yang jatuh pada 27 Juni 2018.

“Angka partisipasi pemilih yang kami targetkan 78 persen. Kami yakin target ini tercapai jika kami mengandeng berbegai elemen masyarakat dan mendorong masyarakat untuk berlomba-lomba mensosialisasikan Pilkada. Dalam rancangan kami, akan ada 56 lembaga masyarakat yang akan libatkan dalam program sosialisasi,” kata Sanusi.

KPU Kota Tangerang, tambah Sanusi, yakin bahwa target 78 persen partisipasi itu tercapai. Apalagi, dalam ajang Pilkada sebelumnya, yakni saat Pilkada Gubernur Banten 2017, angka partisipasi di Kota Tangerang yang tertinggi dari 8 kabupaten/kota se Banten. “Saat Pilkada Banten 2017, partisipasi mencapai 67,39, tertinggi se Banten. Tahun 2018 kami yakin bisa sampai 78 persen,” harapnya.

Selain menggandeng puluhan lembaga, beberapa strategi yang akan dilakukan dalam peningkatan partisipasi ini adalah dengan mencanangkan program sosialisasi yang partisipatif antara KPU dengan masyarakat. Antara lain, KPU Goes to School, KPU Goes to Campus, Jepret Pilkada 2018, Woro-woro di tiap kelurahan, penyebaran alat peraga sosialisasi di tiap rumah warga, menggandeng lembaga masyarakat, ulama, tokoh lokal dan mengintensifkan kerjasama dengan insan pers.

“Ya kita terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat. Perencanaan sosialisasi dengan dukungan anggaran juga sudah kita siapkan. Tinggal kita dorong sosialisasi ini bersifat dua arah, kita sosialisasikan, dan diteruskan sosialisasinya oleh berbagai elemen masyarakat,” tandas Sanusi yang juga menjabat sebagai Kepala Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat. (hms/lla)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.