Pakai Shabu, 8 Pegawai Honorer Dishub Kota Tangerang Diringkus Polisi

Delapan pegawai honorer Dishub Kota Tangerang yang terjerat kasus narkoba dihadirkan saat jumpa wartawan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (18/7/2017)

Delapan pegawai honorer Dishub Kota Tangerang yang terjerat kasus narkoba dihadirkan saat jumpa wartawan di Mapolrestro Tangerang Kota, Selasa (18/7/2017)

FORWAT, Kota Tangerang – Dua pegawai honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang ditangkap Jajaran Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (14/7/2017) lalu. Kedua tersangka yakni P (24) dan R (22) diringkus petugas karena kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis shabu.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata polisi kembali menangkap enam penguna lainnya.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol, Harry Kurniawan, Selasa (18/7/2017) mengatakan, penangkapan dua pegawai honorer itu berawal dari laporan masyarakat. Bahwa di daerah Perumahan Karawaci dicurigai sering terjadi transaksi narkoba.

“Jumat tanggal 14 juli 2017 Pukul 22.00 WIB, anggota Resnarkoba unit 3 subnit 2, yang dipimpin oleh Iptu Sugianto langsung merespon laporan masyarakat. Hasilnya kedua tersangka P (24) dan R (22) berhasil diamankan beserta barang bukti,” terang Kapolres kepada awak media.

Kapolres menambahkan, kedua tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda. “R” ditangkap di daerah Ciputat Kota Tangerang Selatan dan “P” ditangkap di wilayah Karawaci Kota Tangerang. “Dari kantong celana tersangka “P” kami amankan 1 paket narkotika jenis sabhu,” imbuhnya.

Dikatakan Kapolres, bahwa dari pengakuan tersangka R diketahui barang haram tersebut sudah sempat dijual kepada enam rekan kerjanya yang berada di lingkungan Dishub Kota Tangerang. Atas pengakuan kedua tersangka itu, kemudian pihaknya yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP. Jonter Banuarea, melakukan koordinasi dengan Kepala Dishub Kota Tangerang untuk melakukan Tes Urine.

“6 orang hasil dari pengembangan tersebut yakni TR, IND, EZ, DN, DF dan SB. Ketika mereka (6 orang.red) dilakukan tes urin, 5 diantaranya positif menggunakan narkotika, ” ungkapnya.

Dalam kasus ini tersangka P dan R dikenakan pasal 114 ayat 1, Subs Pasal 112 ayat 1, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009. Dengan Ancaman Hukuman Paling Singkat 5 Tahun Dan Paling Lama  20 Tahun Penjara Sementara, untuk ke-6 Laki-Laki yang berinisial TR, IND, EZ, DN, DF, dan SB melanggar pasal 127 ayat 1 huruf A JO pasal 131 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Dengan Ancaman  Hukuman Maksimal 1 Tahun Penjara. (Angga).

Leave a Reply

Your email address will not be published.