Website Dindik BantenTak Bisa Diakses, Walimurid Keluhkan PPDB Online

IMG_20170607_012958

FORWAT, Kota Tangerang – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur online untuk tingkat SMA/SMK dikeluhkan wali murid. Pasalnya website milik Dinas Pendidikan Provinsi Banten ( http.//dindik.bantenprov.go.id/ppdb ) sulit diakses.

Seperti yang dialami wali murid di Kota Tangerang, Abdullah Slamet. Dia mengaku sejak pukul 01.00 WIB pagi mencoba mendaftarkan putrinya ke slahsatu sekolah SMA negeri melalui jalur online. Namun, kata dia website PPDB online yang telah disediakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten tidak dapat di akses.

” Saya coba mendaftar sekitar pukul satu pagi. Tapi sampai siang ini (jam 12.red) saya belum juga bisa mendaftarkan anak saya,” ujarnya saat menyambangi Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Menengah Provinsi Banten, Jalan Veteran Kota Tangerang, Selasa (6/6/2017).

Abdullah juga mengaku, kalau pendaftaran jalur online tahun ajaran 2017/2018 ini lebih sulit dari tahun sebelumny. Bahkan kata dia, masyarakat lain juga mengalami hal yang sama sepertinya. Oleh karena Ia berharap Dindik Provinsi Banten dapat segera membenahi sistem pendaftaran online.

” Jika seperti ini ribet jadinya. Saya dari jam 1 pagi sudah mulai daftar. Bahkan kemana-mana saya online menggunakan laptop. Daripada seperti ini mending pendaftaran dibuat manual. Kalau tidak IT nya ditempatkan di masing-masing cabang,” katanya penuh harap.

Sementara, pihak Kepala KCD Dikmen Provinsi Banten sampai berita ini ditayangkan belum dapat dikonfirmasi. Sedangkan saat disambangi di Kantor KCD hanya ada beberapa staf saja yang ada di kantor tersebut.

Sekedar i formasi bahwa diketahui, PPDB online dibuka mulai tanggal 6 hingga 14 Juni 2017 adapun kuota penerimaan yang telah ditentukan yakni diantaranya 70 persen merupakan hasil dari nilai Ujian Nasional (UN), 20 persen untuk masyarakat tidak mampu, 5 persen untuk siswa prestasi, dan 5 persen untuk luar Zona.(Angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.