Usai Tetapkan Tersangka, Kejaksaan Geledah Kantor BPBD Kota Tangerang

Tim Penyidik Kejari Tangerang menggeledah Kantor BPBD Kota Tangerang, Senin (15/5/2017) siang.

Tim Penyidik Kejari Tangerang menggeledah Kantor BPBD Kota Tangerang, Senin (15/5/2017) siang. foto: lala

FORWAT, Kota Tangerang – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang melakukan penggeledahan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Senin (15/5/2017) siang.

Tim yang berjumlah delapan orang itu dengan teliti memeriksa berkas yang ada di ruangan Kepala Badan Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Irman Pujahendra. Penggeledahan itu dilakukan guna mengumpulkan bukti tambahan terkait kasus dugaan pungutan liar (Pungli) Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang menjerat mantan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tangerang, berinisial (Afn). Dalam kasus tersebut (Afn) telah ditetapkan tersangka oleh Kejari Tangerang.

Kepala Seksi Pidana Khusus ( Kasie Pidsus ) Kejari Tangerang, Tengku Firdaus mengatakan penggeledahan itu dilakukan setelah Kejari Tangerang mengajukan permohonan penggeledahan.

Yaitu untuk melengkapi bukti terkait kasus Pungli penerbitan SLF bangunan gedung di BPBD Kota Tangerang. “Hari ini kami lakukan penggeledahan untuk melengkapi bukti bukti. Masih ada beberapa bukti yang kami butuhkan. Itu yang kami cari hari ini,” ujar Firdaus disela sela penggeledahan.

Alat bukti yang dicari itu, kata Firdaus bentuknya bermacam-macam, salahsatunya adalah surat- surat. Sementara untuk mengumpulkan bukti dalam kasus pungli itu, pihak kejaksaan telah memeriksa sebanyak 41 saksi. Baik saksi dari internal maupun dari eksternal. “Pemeriksaan saksi sudah hampir selesai. Bukti surat ini yang belum kita dapat dari keterangan saksi. Tidak ada laporan, kasus ini murni temuan tim penyidik kami,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Irman Pujahendra mengatakan telah menyerahkan proses hukum kasus tersebut kepada pihak kejaksaan. (lla)

Leave a Reply

Your email address will not be published.