Lestarikan Budaya, Komunitas Beksi Se-Kota Tangerang Gelar Latihan Bersama

BEKSI 1

FORWAT, Kota Tangerang – Keberagaman adat dan budaya yang tumbuh dan berkembang di kota Tangerang semakin menambah khazanah Tangerang sebagai kota yang majemuk, salah satu budaya yang menjadi ikon kota Tangerang adalah seni budaya beksi.

Untuk menjaga kelestarian dan mempererat tali silaturahmi antar padepokan beksi di kota Tangerang, ratusan orang pelaku seni beladiri beksi berkumpul di lapangan kantor Kecamatan Cipondoh dalam kegiatan latihan gabungan dan karnaval seni beladiri tradisional betawi beksi.

Wakil Walikota Tangerang H. Sachrudin yang berkesempatan hadir pada acara tersebut menuturkan bahwa kegiatan silaturahmi antar pelaku seni budaya beksi harus dapat dilakukan secara berkesinambungan agar hubungan antar padepokan seni budaya beksi dapat saling mengenal satu sama lain dan menjaga persatuan antar masyarakat kota Tangerang.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan, jadi kita bisa saling kenal satu sama lain dan biar gak gampang berantem” ujar Wakil ketika memberi motivasi di hadapan ratusan peserta latihan gabungan beksi di lapangan kantor Kecamatan Cipondoh, Minggu (14/5/2017).

Pada kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 20 sanggar se-kota Tangerang dan Tangerang Selatan ini Wakil juga berpesan kepada seluruh peserta agar dapat terus merasa bangga akan seni budaya beksi dan bersama sama melestarikannya agar tidak hilang tersapu perkembangan jaman.

“Kita harus merasa bangga sama budaya beksi kita dan terus jaga budaya kita biar gak hilang” ujar Wakil.

“Kalo bukan kita, siapa yang bisa jaga budaya kita” sambungnya.

Untuk diketahui, beksi merupakan sebuah seni bela diri khas masyarakat betawi yang merupakan hasil akulturasi antara budaya tiong hoa dan betawi. Seni budaya beksi pertama kali diperkenalkan oleh Lie Cheng Oek, seorang warga keturunan tiong hoa yang tinggal di Tangerang. (Riis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.